Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PASUKAN Keamanan PBB di Libanon (UNIFIL) pada Jumat (24/11), menyuarakan keprihatinan atas baku tembak yang sedang berlangsung antara tentara Israel dan Hizbullah.
“Saya prihatin dengan semakin intensifnya baku tembak di sepanjang Jalur Biru yang telah memakan banyak korban jiwa, menyebabkan kerusakan signifikan, dan membahayakan mata pencaharian,” kata Kepala UNIFIL Aroldo Lazaro.
Garis Biru adalah garis yang ditetapkan PBB untuk penarikan pasukan Israel dari Libanon pada 2000. Dia mendesak kedua pihak untuk menghentikan baku tembak guna mengakhiri apa yang disebutnya sebagai siklus kekerasan di wilayah perbatasan.
Baca juga : MUI Kembali Ingatkan Hindari Transaksi Produk Terafiliasi Israel
“Eskalasi lebih lanjut di Libanon Selatan dapat menimbulkan konsekuensi yang menghancurkan,” tambahnya.
Lazaro meminta pihak Israel dan Libanon untuk mematuhi resolusi Dewan Keamanan PBB 1701 dan mengatasi penyebab konflik.
Baca juga : Indonesia Serukan Bantuan untuk Palestina di WTO
Ketegangan berkobar di sepanjang perbatasan antara Libanon dan Israel di tengah baku tembak antara pasukan Israel dan Hizbullah, merupakan bentrokan paling mematikan sejak kedua belah pihak terlibat perang skala penuh pada 2006.
Ketegangan perbatasan terjadi di tengah serangan militer Israel di Jalur Gaza menyusul serangan lintas batas oleh Hamas pada 7 Oktober.
Jeda kemanusiaan selama empat hari antara tentara Israel dan Hamas mulai berlaku pada Jumat pagi di seluruh wilayah Jalur Gaza, menghentikan sementara serangan untuk pertukaran tahanan dan bantuan.
Hizbullah pada Rabu (22/11), mengatakan bahwa mereka akan mematuhi jeda kemanusiaan selama empat hari antara Israel dan Hamas di Gaza meskipun hal itu bukan bagian dari kesepakatan.
Sementara Israel tengah melakukan gencatan senjata dengan Hamas di Gaza selama empat hari sejak Jumat (24/11). (Anadolu/Z-5)
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer untuk menyerang target Hizbullah secara masif di Libanon meski gencatan senjata baru diperpanjang.
Ketegangan di Libanon Selatan meningkat setelah prajurit UNIFIL asal Prancis kembali gugur. Macron tuding Hizbullah, sementara Presiden Aoun sampaikan duka mendalam.
Ia menegaskan bahwa prioritas Hizbullah bukan sekadar kembali ke situasi sebelumnya, tetapi memastikan penarikan pasukan Israel serta kembalinya warga Libanon ke desa-desa mereka.
Kabinet Netanyahu bergejolak setelah pengumuman gencatan senjata 10 hari di Libanon oleh Donald Trump tanpa melalui proses pemungutan suara resmi.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat Arab untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved