Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMIMPIN tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada Rabu (25/10) menuduh Amerika Serikat mengarahkan serangan yang dilakukan Israel terhadap Hamas di Gaza sebagai tanggapan terhadap serangan 7 Oktober. Israel telah membombardir Jalur Gaza sejak kelompok bersenjata Hamas menyerbu perbatasannya dengan Israel dan, menurut para pejabat Israel, menewaskan lebih dari 1.400 orang, sebagian besar warga sipil.
Kementerian Kesehatan yang dikuasai Hamas mengatakan pada Rabu bahwa 6.545 orang telah tewas di Gaza sejak konflik pecah, termasuk 2.704 anak-anak. "Amerika jelas merupakan kaki tangan para penjahat," kata Khamenei dalam pidatonya di Teheran.
"Amerika Serikat dalam beberapa hal mengarahkan kejahatan yang dilakukan di Gaza." Khamenei mengatakan tangan orang Amerika, "Tercemar oleh darah orang-orang tertindas, anak-anak, pasien, wanita, dan lain-lain."
Baca juga: Serangan Israel Bunuh Delapan Tentara Suriah, Hantam Bandara Aleppo
Amerika Serikat, musuh bebuyutan Iran, telah memindahkan dua kapal induk ke Mediterania timur dalam tindakan yang dikatakannya bertujuan menghalangi Iran dan Hizbullah Libanon, keduanya sekutu Hamas, untuk terlibat dalam perang Hamas-Israel.
Pekan ini mereka juga mengonfirmasi bahwa pihaknya mengirim beberapa penasihat militer ke Israel sebagai bagian dari dukungannya terhadap sekutu dekatnya.
Baca juga: Hamas Sebut Pemadaman Listrik di RS Indonesia Kejahatan terhadap Kemanusiaan
Iran, yang secara finansial dan militer mendukung Hamas, memuji serangan 7 Oktober terhadap Israel sebagai kesuksesan.
Namun republik Islam tersebut berkeras bahwa mereka tidak terlibat dalam serangan tersebut. Serangan itu menyandera lebih dari 220 orang, menurut pihak berwenang Israel.
"Biarkan semua orang tahu bahwa dalam masalah ini dan masa depan, bangsa Palestina ialah pemenang dan dunia masa depan ialah dunia Palestina, bukan dunia rezim Zionis," kata Khamenei merujuk pada Israel.
Pada Selasa, Menteri Luar Negeri Antony Blinken memperingatkan Iran bahwa Amerika Serikat akan menanggapi dengan tegas terhadap setiap serangan yang dilakukan oleh proksi Teheran, ketika ketegangan meningkat akibat konflik tersebut.
"Amerika Serikat tidak ingin berkonflik dengan Iran. Kami tidak ingin perang ini meluas," kata Blinken pada sesi Dewan Keamanan PBB.
"Namun jika Iran atau proksinya menyerang personel AS di mana pun, jangan salah, kami akan membela rakyat kami. Kami akan mempertahankan keamanan kami dengan cepat dan tegas," katanya.
Republik Islam tersebut mengecam Blinken atas yang dikatakannya sebagai upayanya untuk menyalahkan Iran. "Iran dengan tegas menolak tuduhan tidak berdasar ini," kata perwakilan tetap Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani. (AFP/Z-2)
PPS melaporkan peningkatan penangkapan sistematis perempuan Palestina oleh Israel. 90 tahanan di Penjara Damon hadapi kondisi keras dan pelecehan.
Serangan drone Israel di Beit Lahia, Gaza Utara, menewaskan lima warga sipil termasuk tiga anak-anak di dekat Masjid Al-Qassam. Simak selengkapnya.
Fenomena pembongkaran mandiri di Jerusalem Timur meningkat. Warga Palestina terpaksa menghancurkan rumahnya sendiri untuk menghindari denda puluhan ribu dolar.
Masyarakat Tahanan Palestina (PPS) melaporkan lebih dari 23.000 warga Palestina ditangkap pasukan Israel sejak Oktober 2023, termasuk perempuan dan anak-anak.
Pelapor Khusus PBB Francesca Albanese mengungkap praktik penyiksaan, pelecehan seksual, dan degradasi moral terhadap tahanan Palestina di penjara Israel.
Laporan Al Akhbar mengungkap pengalihan dana rekonstruksi Gaza sebesar US$17 miliar ke Israel di tengah ketegangan AS-Iran. Simak detail manuver politiknya.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat ArabĀ untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved