Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat (AS) menuduh Iran secara aktif memfasilitasi serangan terhadap pasukannya di Timur Tengah. Paman Sam juga mengirim sejumlah penasihat militer ke Israel.
Kekhawatiran AS meningkat mengenai potensi peningkatan perang antara Israel dan militan Hamas, meskipun Washington menolak seruan gencatan senjata karena mengatakan sekutunya, Israel, memiliki hak untuk membela diri.
“Iran terus mendukung Hamas dan Hizbullah, dan kita tahu bahwa Iran memantau dengan cermat peristiwa-peristiwa ini dan, dalam beberapa kasus, secara aktif memfasilitasi serangan-serangan ini dan mendorong pihak lain yang mungkin ingin mengeksploitasi konflik demi kebaikan mereka sendiri atau demi kebaikan Iran," kata Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional John Kirby.
Baca juga: Palang Merah Internasional Klaim Dua Sandera Lagi Dibebaskan Hamas
Dia mengatakan AS telah mengetahui tujuan Iran adalah mempertahankan penolakan atas cengkraman Washington di Timur Tengah dan mendukung Israel. Tetapi AS berupaya menghalau hambatan yang diciptakan Iran tersebut.
Setidaknya lima serangan roket dan drone telah menargetkan tiga pangkalan militer Irak tempat pasukan AS ditempatkan sebagai bagian dari koalisi internasional yang dibentuk untuk melawan kelompok ISIS.
Baca juga: Kepala Badan HAM PBB Desak Segera Ada Gencatan Senjata di Gaza
Para pemimpin ulama Syiah Iran mendukung Hamas serta gerakan Syiah Lebanon Hizbullah, kelompok paramiliter Syiah di Irak dan pemberontak Huthi di Yaman. Seorang pejabat senior pertahanan AS mengatakan situasi di Israel bisa menjadi lebih buruk secara signifikan.
“Kami melihat prospek eskalasi yang jauh lebih signifikan terhadap pasukan dan personel AS dalam waktu dekat,” kata pejabat tersebut.
Lonjakan serangan baru-baru ini sebagai usaha Iran dan pasukan proksinya untuk berupaya meningkatkan konflik ini. Sementara AS telah menjanjikan bantuan pertahanan besar kepada Israel.
Kirby membenarkan AS juga telah mengirimkan beberapa penasihat militer ke Israel. Mereka memiliki pengalaman dalam operasi-operasi yang dilakukan Israel, dan mungkin akan dilakukan di masa depan.
Para pejabat Israel mengatakan lebih dari 1.400 orang tewas, kebanyakan warga sipil, dalam serangan terburuk sejak berdirinya Israel pada tahun 1948.
Di Gaza, kementerian kesehatan yang dikelola Hamas mengatakan lebih dari 5.000 orang, sebagian besar dari mereka juga warga sipil, tewas akibat pembalasan Israel.
Dengan kondisi yang memprihatinkan di Gaza, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell mengatakan para pemimpin blok tersebut harus bersama-sama menyerukan jeda kemanusiaan agar bantuan dapat masuk.
AS menolak seruan untuk menghentikan serangan balasan Israel terhadap kelompok pejuang Hamas. "Gencatan senjata akan memberi Hamas kemampuan untuk beristirahat, memulihkan diri, dan bersiap untuk terus melancarkan serangan terhadap Israel," kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri Matthew Miller. (AFP/Z-3)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat Arab untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved