Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEDUTAAN Besar Palestina di Jakarta menyatakan perang yang terjadi di wilayah yang tengah dijajah Israel itu merupakan akibat dari kegagalan dunia dalam mengembalikan hak-hak penduduknya.
"Kami berada di situasi seperti ini akibat dari kegagalan dunia untuk mengembalikan hak-hak rakyat Palestina," tegas pernyataan Kedutaan Besar Palestina di Jakarta, Senin (9/10).
Menurut pernyataan tersebut, dunia dianggap mengabaikan kehidupan dan hak-hak warga Palestina, serta mendorong pelanggaran terhadap hal-hal yang harus dihentikan.
Baca juga: Israel Klaim Kendalikan Keamanan Dalam Negeri dari Hamas
"Sebagai penjajah, Israel tidak berhak dan tidak dibenarkan untuk menjadikan para warga sipil sebagai target di Jalur Gaza dan wilayah Palestina lainnya," kata mereka.
Pernyataan itu menegaskan bahwa serangan balasan terhadap warga sipil dengan menggunakan persenjataan lengkap merupakan tindakan ilegal di mata hukum kemanusiaan internasional. "Dan harus dihentikan!," tambah pernyataan itu.
Baca juga: Harga Minyak dan Emas Melonjak Efek Perang Israel dan Palestina
Komunitas internasional harus segera melakukan intervensi dan memberikan perlindungan internasional kepada rakyat Palestina. Tugas lain mengakhiri kampanye tak bermoral Israel yang mematikan dan menghancurkan.
Komunitas internasional, kata pernyataan itu, juga harus bertindak berdasarkan tanggung jawab kolektif politik, hukum, kemanusiaan dan moral terhadap ketidakadilan. Dunia mempunyai tanggung jawab untuk mendorong akuntabilitas, yang merupakan solusi yang layak untuk situasi ilegal dan mengerikan ini.
"Rakyat Palestina akan terus membela diri mereka, rumah dan hak dasarnya untuk hidup dalam kebebasan dan bermartabat, bebas dari penjajahan, apartheid dan penganiayaan," tegas pernyataan tersebut.
Diketahui Sabtu (7/10), Hamas melakukan serangan kilat yang mengejutkan Israel. Pemerintah Israel pun melancarkan serangan balasan, dengan korban jiwa mencapai ratusan di kedua kubu.
Deklarasi perang terbuka telah dilontarkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dan hal tersebut dapat memperburuk situasi yang semakin tak menentu.
Lebih dari 700 warga Israel dan lebih dari 300 warga Palestina tewas dengan ribuan orang terluka dalam perang selama akhir pekan ini. Jumlah korban kemungkinan akan bertambah karena perang masih terus berlangsung. (Cah/Z-7)
PPS melaporkan peningkatan penangkapan sistematis perempuan Palestina oleh Israel. 90 tahanan di Penjara Damon hadapi kondisi keras dan pelecehan.
Serangan drone Israel di Beit Lahia, Gaza Utara, menewaskan lima warga sipil termasuk tiga anak-anak di dekat Masjid Al-Qassam. Simak selengkapnya.
Fenomena pembongkaran mandiri di Jerusalem Timur meningkat. Warga Palestina terpaksa menghancurkan rumahnya sendiri untuk menghindari denda puluhan ribu dolar.
Masyarakat Tahanan Palestina (PPS) melaporkan lebih dari 23.000 warga Palestina ditangkap pasukan Israel sejak Oktober 2023, termasuk perempuan dan anak-anak.
Pelapor Khusus PBB Francesca Albanese mengungkap praktik penyiksaan, pelecehan seksual, dan degradasi moral terhadap tahanan Palestina di penjara Israel.
Laporan Al Akhbar mengungkap pengalihan dana rekonstruksi Gaza sebesar US$17 miliar ke Israel di tengah ketegangan AS-Iran. Simak detail manuver politiknya.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat ArabĀ untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved