Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UNI Eropa pada Selasa (10/5) mengutuk keputusan pengadilan Israel yang menyetujui pengusiran lebih dari 1.000 warga Palestina untuk memberi jalan bagi zona pelatihan militer.
"Mahkamah Agung Israel mengeluarkan keputusan pekan lalu (4 Mei) tentang kasus penggusuran Masafer Yatta di perbukitan Hebron selatan di Tepi Barat yang diduduki, meningkatkan risiko pemindahan paksa sekitar 1.200 warga Palestina dan pembongkaran rumah mereka," ujar seorang juru bicara blok itu dalam suatu pernyataan.
"Perluasan permukiman, pembongkaran, dan penggusuran tergolong ilegal menurut hukum internasional. Uni Eropa mengutuk kemungkinan rencana semacam itu dan mendesak Israel menghentikan pembongkaran dan pengusiran sejalan dengan kewajibannya di bawah hukum kemanusiaan internasional dan hak asasi manusia internasional."
Pernyataan itu mengatakan bahwa pembentukan zona tembak tidak dapat dianggap sebagai alasan militer penting untuk memindahkan penduduk di bawah penjajahan. Kasus Masafer Yatta--atau Zona Penembakan 918--merupakan daerah pertanian dekat Hebron di Tepi Barat yang diduduki menjadi salah satu pertempuran hukum terpanjang Israel.
Baca juga: Wartawan Al Jazeera Tewas Ditembak Tentara Israel di Tepi Barat
Warga delapan desa telah diadili selama sekitar 20 tahun melawan upaya pemerintah Israel untuk mengusir mereka. Pada awal 1980-an, tentara menyatakan wilayah seluas 3.000 hektare (30 kilometer persegi) sebagai wilayah militer terbatas dan mengeklaim tidak berpenghuni.
Sekitar 1.000 warga Palestina yang tinggal di sana mengatakan itu rumah mereka jauh sebelum tentara Israel menginjakkan kaki di Tepi Barat yang diduduki negara Yahudi itu sejak 1967. Israel merebut wilayah dari Yordania dalam Perang Enam Hari dan Tepi Barat sekarang menjadi rumah bagi lebih dari 475.000 pemukim Yahudi Israel yang tinggal di komunitas meskipun dianggap ilegal menurut hukum internasional. (AFP/OL-14)
PPS melaporkan peningkatan penangkapan sistematis perempuan Palestina oleh Israel. 90 tahanan di Penjara Damon hadapi kondisi keras dan pelecehan.
Serangan drone Israel di Beit Lahia, Gaza Utara, menewaskan lima warga sipil termasuk tiga anak-anak di dekat Masjid Al-Qassam. Simak selengkapnya.
Fenomena pembongkaran mandiri di Jerusalem Timur meningkat. Warga Palestina terpaksa menghancurkan rumahnya sendiri untuk menghindari denda puluhan ribu dolar.
Masyarakat Tahanan Palestina (PPS) melaporkan lebih dari 23.000 warga Palestina ditangkap pasukan Israel sejak Oktober 2023, termasuk perempuan dan anak-anak.
Pelapor Khusus PBB Francesca Albanese mengungkap praktik penyiksaan, pelecehan seksual, dan degradasi moral terhadap tahanan Palestina di penjara Israel.
Laporan Al Akhbar mengungkap pengalihan dana rekonstruksi Gaza sebesar US$17 miliar ke Israel di tengah ketegangan AS-Iran. Simak detail manuver politiknya.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat ArabĀ untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved