Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PASUKAN keamanan Israel membunuh tiga gerilyawan Jihad Islam ketika mereka mendapat baku tembak pada Sabtu (2/4) dalam serangan di Tepi Barat. Ini kematian terbaru dalam gelombang kekerasan di sana.
Pertumpahan darah terjadi di tengah meningkatnya ketegangan menjelang mulainya bulan suci Ramadan yang telah menyaksikan kekerasan meningkat di Israel dan Tepi Barat yang diduduki. Tahun lalu selama Ramadan, bentrokan berkobar antara pasukan Israel dan warga Palestina yang mengunjungi masjid Al-Aqsa di Jerusalem timur yang dicaplok. Ini menyebabkan konflik yang menghancurkan selama 11 hari antara Israel dan penguasa Islam Jalur Gaza, Hamas.
Pada Sabtu, polisi Israel mengatakan pasukan keamanan membunuh tiga anggota kelompok militan Jihad Islam yang melepaskan tembakan selama operasi untuk menangkap mereka di dekat kota Jenin, Tepi Barat utara. Empat tentara Israel terluka dalam operasi itu, salah satunya serius, kata polisi.
Pasukan Israel telah mencegat, "Kelompok teroris dalam perjalanan menuju serangan dan menghentikan mobil yang mereka tumpangi antara Jenin dan Tulkarem," kata polisi dalam suatu pernyataan. Jihad Islam mengonfirmasi tiga kematian tersebut.
"Kami berduka atas kematian tiga pejuang pahlawan kami," kata sayap bersenjata gerakan Islam itu. Dua dari mereka berasal dari Jenin dan satu dari Tulkarem.
Baca juga: ISIS bakal Menjadi Musuh Baru Israel?
Hamas mengeluarkan peringatan kepada Israel. "Kebijakan musuh tentang pembunuhan di Tepi Barat dan Jerusalem yang diduduki tidak akan memberinya kondisi yang disebut keamanan," kata Hamas. Bentrokan pada hari ini menjadi yang terbaru dalam serentetan kekerasan berdarah di Israel dan Tepi Barat sejak 22 Maret.
Pada Jumat (1/4), pasukan Israel menembak mati seorang warga Palestina berusia 29 tahun dalam bentrokan di kota Hebron, Tepi Barat, kata Kementerian Kesehatan Palestina. Kantor berita Palestina Wafa menyebut dia sebagai Ahmad al-Atrash, yang dia katakan ikut serta dalam protes terhadap pemukiman Israel dan sebelumnya menjalani hukuman enam tahun di penjara Israel.
Tentara Israel mengatakan bahwa selama kerusuhan di Hebron, "Seorang tersangka melemparkan bom molotov ke tentara, yang menanggapi dengan tembakan langsung." Hebron, kota terbesar di Tepi Barat, menjadi rumah bagi sekitar 1.000 warga Yahudi yang tinggal di bawah perlindungan militer Israel yang berat, di antara lebih dari 200.000 warga Palestina.
Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan 70 orang terluka dalam bentrokan Jumat dengan tentara Israel di daerah Nablus, Tepi Barat utara. Pada Kamis, pasukan keamanan Israel menyerbu Jenin setelah tiga serangan fatal mengguncang negara Yahudi itu yang menyebabkan bentrokan sehingga dua warga Palestina tewas, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.
Di tempat lain di Tepi Barat pada hari yang sama, seorang pria Palestina yang menikam dan melukai seorang warga sipil Israel dengan obeng di bus ditembak mati di selatan kota Betlehem. Kekerasan itu menyusul serangan pada Selasa malam di Bnei Brak, kota Yahudi Ortodoks dekat Tel Aviv. Seorang Palestina dengan senapan serbu M-16 membunuh dua warga sipil Israel, dua warga negara Ukraina, dan seorang polisi Israel-Arab.
Baca juga: Ibu-Ibu Israel dan Palestina Berkumpul Hidupkan Perdamaian di Laut Mati
Sebanyak 11 orang tewas dalam serangan anti-Israel sejak 22 Maret, termasuk beberapa yang dilakukan untuk pertama kali oleh penyerang yang terkait atau terinspirasi oleh kelompok ISIS. Tepi Barat, yang telah diduduki oleh pasukan Israel sejak perang Enam Hari 1967, merupakan rumah bagi hampir 500.000 pemukim Yahudi yang tinggal di komunitas yang dianggap ilegal menurut hukum internasional. (AFP/OL-14)
PPS melaporkan peningkatan penangkapan sistematis perempuan Palestina oleh Israel. 90 tahanan di Penjara Damon hadapi kondisi keras dan pelecehan.
Serangan drone Israel di Beit Lahia, Gaza Utara, menewaskan lima warga sipil termasuk tiga anak-anak di dekat Masjid Al-Qassam. Simak selengkapnya.
Fenomena pembongkaran mandiri di Jerusalem Timur meningkat. Warga Palestina terpaksa menghancurkan rumahnya sendiri untuk menghindari denda puluhan ribu dolar.
Masyarakat Tahanan Palestina (PPS) melaporkan lebih dari 23.000 warga Palestina ditangkap pasukan Israel sejak Oktober 2023, termasuk perempuan dan anak-anak.
Pelapor Khusus PBB Francesca Albanese mengungkap praktik penyiksaan, pelecehan seksual, dan degradasi moral terhadap tahanan Palestina di penjara Israel.
Laporan Al Akhbar mengungkap pengalihan dana rekonstruksi Gaza sebesar US$17 miliar ke Israel di tengah ketegangan AS-Iran. Simak detail manuver politiknya.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat ArabĀ untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved