Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPRESIDENAN Palestina hari ini mengutuk pembunuhan pendudukan Israel setiap hari terhadap warga Palestina yang digambarkan sebagai eksekusi di luar hukum. Akibatnya, pembunuhan hari ini terjadi kepada dua pemuda Palestina di kamp pengungsi Balata dan Qalandia di Tepi Barat dan yang ketiga di Naqab di Israel selatan. Ia memperingatkan bahwa eskalasi ini dapat menyebabkan ledakan situasi.
Juru bicara kepresidenan Nabil Abu Rudeineh mengatakan kepada radio resmi Voice of Palestine bahwa pemerintah Israel bertanggung jawab penuh atas eskalasi ini. "Rakyat kami tidak akan menerima tindakan pendudukan yang berkelanjutan terhadap mereka dan mereka memiliki semua pilihan untuk bertindak dengan cara apa pun dan di mana pun untuk mempertahankan hak-hak mereka dan menghadapi pendudukan," katanya sebagaimana dilansir kantor berita Palestina, Wafa.
"Kepemimpinan Palestina akan melanjutkan upayanya untuk menyajikan dokumen terkait dengan eskalasi pemerintah pendudukan Israel dalam kejahatannya terhadap rakyat kami di hadapan semua organisasi dan lembaga internasional, terutama Pengadilan Kriminal Internasional dan Pengadilan Internasional serta Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Dewan Keamanan."
Juru bicara kepresidenan menekankan bahwa situasi sedang menuju ledakan jika pemerintah Israel terus menolak perdamaian dan bermain dengan api. Yang diperlukan yaitu Israel berkomitmen untuk segera menghentikan semua tindakan sepihak sesuai dengan perjanjian yang ditandatangani. Begitu pun komitmen dan janji Amerika Serikat, tambahnya, agar tidak menerapkan standar ganda.
Dia meminta pemerintah AS memikul tanggung jawabnya dalam menghentikan agresi yang meningkat dari penjajah Israel karena dinilai sebagai satu-satunya pihak yang mampu menekan Israel. Ia mencatat bahwa kontak AS-Palestina masih berlanjut, tetapi pemerintah AS belum memenuhi. Salah satu janji Presiden Joe Biden kepada Presiden Mahmoud Abbas, terutama yang berkaitan dengan pembukaan kembali konsulat AS di Jerusalem Timur, mempertahankan status quo di kota suci, dan tindakan sepihak Israel, seperti menyita dana pajak Palestina.
Abu Rudeineh meminta pemerintah AS untuk mempertimbangkan kembali kebijakannya terhadap pelanggaran Israel yang berkelanjutan dan menekannya untuk menghentikan agresi, menunjukkan bahwa pemerintah pendudukan bertahan dalam kejahatan dan agresi, membatalkan semua perjanjian, dan tidak mengizinkan penciptaan lingkungan yang sesuai untuk setiap proses perdamaian.
Baca juga: Pasukan Israel Bunuh Dua Warga Palestina
Dia menambahkan bahwa dunia masih berkomitmen pada solusi dua negara, hukum internasional, dan resolusi PBB. Dia menekankan bahwa selama tidak ada solusi untuk masalah Palestina, kawasan itu tidak akan hidup dalam damai, dan selama Jerusalem terbakar, seluruh wilayah akan tetap dalam keadaan tidak stabil dan tegang. (OL-14)
PPS melaporkan peningkatan penangkapan sistematis perempuan Palestina oleh Israel. 90 tahanan di Penjara Damon hadapi kondisi keras dan pelecehan.
Serangan drone Israel di Beit Lahia, Gaza Utara, menewaskan lima warga sipil termasuk tiga anak-anak di dekat Masjid Al-Qassam. Simak selengkapnya.
Fenomena pembongkaran mandiri di Jerusalem Timur meningkat. Warga Palestina terpaksa menghancurkan rumahnya sendiri untuk menghindari denda puluhan ribu dolar.
Masyarakat Tahanan Palestina (PPS) melaporkan lebih dari 23.000 warga Palestina ditangkap pasukan Israel sejak Oktober 2023, termasuk perempuan dan anak-anak.
Pelapor Khusus PBB Francesca Albanese mengungkap praktik penyiksaan, pelecehan seksual, dan degradasi moral terhadap tahanan Palestina di penjara Israel.
Laporan Al Akhbar mengungkap pengalihan dana rekonstruksi Gaza sebesar US$17 miliar ke Israel di tengah ketegangan AS-Iran. Simak detail manuver politiknya.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat ArabĀ untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved