Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMUKIM Israel, yang dilindungi oleh pasukan Israel, Selasa (21/12), menyerobot tanah milik warga Palestina dan mencabut puluhan pohon zaitun di kota Tarqomiya, Hebron, di Tepi Barat yang diduduki bagian selatan. Ini mereka lakukan untuk membuka jalan khusus pemukim di daerah tersebut.
Itu disampaikan aktivis antipemukiman, Mohammed Abu Dabbous. Dia mengatakan kepada kantor berita Palestina Wafa, para pemukim dari permukiman ilegal Israel di Tellem membuldoser tanah milik keluarga Ghareeb dan mencabut sekitar 50 pohon zaitun di daerah Khilet Salameh, kota Tarqomiya. Ini untuk kepentingan pembukaan jalan yang hanya diperuntukkan bagi pemukim yang tinggal di permukiman ilegal Tepi Barat.
"Hal itu telah memaksa warga Palestina Tepi Barat untuk menggunakan rute panjang dan berliku daripada jalan yang mengarah langsung dari satu kota atau distrik ke kota lain. Perjalanan di jalan alternatif ini mengganggu semua aspek kehidupan sehari-hari di Tepi Barat, seperti ekonomi, kesehatan, dan pendidikan, dan sangat memengaruhi kehidupan sosial dan keluarga. Selain itu, orang-orang Palestina menderita akibat penghinaan dan pelecehan yang merupakan bagian tak terpisahkan dari tindakan yang digunakan oleh pasukan keamanan Israel untuk menegakkan rezim jalan yang diskriminatif," kata pusat informasi Israel tentang hak asasi manusia di wilayah pendudukan, B'Tselem.
Rezim jalan, yang didasarkan pada pemisahan melalui diskriminasi, imbuh B'Tselem, memiliki kesamaan yang jelas dengan rezim apartheid rasis yang ada di Afrika Selatan hingga 1994. Asal negara seseorang menentukan hak mereka untuk menggunakan berbagai jalan.
Kebijakan ini didasarkan pada premis rasis bahwa semua orang Palestina menjadi risiko keamanan. Karena itu dapat dibenarkan untuk membatasi pergerakan mereka. "Dengan demikian kebijakan tersebut tanpa pandang bulu merugikan seluruh penduduk Palestina yang melanggar hak asasi manusia mereka dan hukum internasional," katanya.
Baca juga: HRW: Konflik Israel-Palestina Isu HAM Terbanyak Dibaca 2021
Pendirian pemukiman di Tepi Barat melanggar hukum humaniter internasional yang menetapkan prinsip-prinsip yang diterapkan selama perang dan pendudukan. Selain itu, tandas B'Tselem, permukiman tersebut mengarah pada pelanggaran hukum hak asasi manusia internasional. (OL-14)
PPS melaporkan peningkatan penangkapan sistematis perempuan Palestina oleh Israel. 90 tahanan di Penjara Damon hadapi kondisi keras dan pelecehan.
Serangan drone Israel di Beit Lahia, Gaza Utara, menewaskan lima warga sipil termasuk tiga anak-anak di dekat Masjid Al-Qassam. Simak selengkapnya.
Fenomena pembongkaran mandiri di Jerusalem Timur meningkat. Warga Palestina terpaksa menghancurkan rumahnya sendiri untuk menghindari denda puluhan ribu dolar.
Masyarakat Tahanan Palestina (PPS) melaporkan lebih dari 23.000 warga Palestina ditangkap pasukan Israel sejak Oktober 2023, termasuk perempuan dan anak-anak.
Pelapor Khusus PBB Francesca Albanese mengungkap praktik penyiksaan, pelecehan seksual, dan degradasi moral terhadap tahanan Palestina di penjara Israel.
Laporan Al Akhbar mengungkap pengalihan dana rekonstruksi Gaza sebesar US$17 miliar ke Israel di tengah ketegangan AS-Iran. Simak detail manuver politiknya.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat ArabĀ untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved