Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI Covid-19 telah menciptakan fase disrupsi ekonomi secara global dan regional di kawasan ASEAN. Alhasil berbagai pengembangan sektor mengalami kompleksitas dan kontradiksi.
“Faktanya kita harus melakukan cara menumbuhkan kembali ekonomi,” jelas Christiana Figueres selaku Founding Partner Global Optimism dan former Executive Secretary UNFCC dalam acara webinar Catalysing ASEAN Connectivity, Standard Chartered ASEAN Business Forum.
Dalam keterangan yang dikutip, Senin (25/10), ia mengtakan disrupsi ekonomi merupakan tantangan besar karena berdampak pada perubahan ekosistem ekonomi secara alami sehingga perkembangan ekonomi beberapa negara termasuk di ASEAN sangat lambat.
Pun pada akhirnya ini juga berdampak dalam pada perdagangan. Belum selesai masalah ekonomi, dunia saat ini menghadapi tantangan dari perubahan iklim.
Contohnya adalah cuaca ekstrem yang membuat beberapa negara mengalami suhu panas tinggi. “Semuanya adadi berita sehingga orang-orang cenderung melakukan proteksi keuangan,” katanya.
Kabar baiknya, lanjut dia, saat ini sudah ada perusahaan yang komitmen melawan perubahan iklim. Mereka akhirnya memikirkan bagaimana cara mengurangi karbon netral dalam investasi dan merubah supply chain secara signifikan untuk mengurangi emisi.
“Mereka sebenarnya mengejar sebelum 2040 karena mereka paham bahwa jika targetnya tahun 2050 maka akan terlambat yang berdampak pada kelanjutan bisnis,” jelas Christiana.
Di lain sisi, ia melihat dalam kesepakatan Glasgow Net Zero Emission (NZE) yang Stanchart merupakan salah satu pendirinya, akhirnya telah menambah aliansi strategis untuk mengurangi emisi karena tercatat lebih dari 160 perusahaan bersama-sama menjaga aset 70 triliun dolar AS.
“Inisiatif sektor keuangan ini telah menambah akselerasi transisi 2050 dekarbonisasi,” kata Christiana,
Di antara cara yang dilakukan untuk melawan perubahan iklim adalah dengan mengembangkan pembangkit EBT (energi baru terbarukan) untuk pasokan listrik bagi operasi manufakturnya.
“Untuk negara-negara ASEAN saya lihat sudah sangat menerima terhadap perubahan-perubahan ini dalam marketnya,” ungkap Christiana.
Menurut Chrisrtiana, hal ini artinya di ASEAN ada tren dekarbonisasi sehingga bisa mendapatkan peluang akses modal dan menambah modal. Terlebih permintaan energi ASEAN bertambah dalam dekade terakhir, maka pada akhirnya menciptakan pertumbuhan ekonomi, urbanisasi, dan digitalisasi.
“Digitalisasi ini bergantung sekali pada energi. Sedangkan energi sendiri harus ditunjang availability. Untuk itu dekarbonisasi adalah kunci untuk bertumbuh di ASEAN,” pungkas Christiana. (Hym/OL-09)
Penguatan ekonomi hijau di kawasan ASEAN membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan lembaga internasional.
Menelusuri sejarah tuan rumah bersama Piala Dunia, mulai dari edisi 2002 hingga rencana ambisius 2026 dan peluang negara ASEAN di masa depan.
Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor kunci dalam pengendalian kebakaran hutan.
Dino Patti Djalal menyarankan Presiden Prabowo memprioritaskan ASEAN di tengah konflik global, sambil tetap menjalin kerja sama dengan Rusia dan Prancis.
Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menegaskan skuat Garuda tidak merasa inferior menghadapi Tailan di final Kejuaraan ASEAN Futsal 2026.
Ia menyinggung, selama ini posisi Jakarta kerap berada di bawah kota-kota besar Asia Tenggara dalam berbagai indikator global. Namun, hasil
Pengamat energi Elrika Hamdi menilai kinerja positif PGEO menunjukkan industri energi panas bumi di Indonesia semakin mendapat tempat dalam bauran energi nasional.
Pengembangan PLTS dapat difokuskan pada optimalisasi potensi yang telah ada, termasuk PLTS terapung di waduk-waduk strategis serta peningkatan kapasitas pembangkit yang telah beroperasi.
PLN EPI mendorong pengembangan gasifikasi biomassa sebagai solusi percepatan program dedieselisasi, khususnya di wilayah terpencil yang belum terjangkau jaringan listrik interkoneksi.
Di Kalsel potensi EBT diperkirakan mencapai 3.270 mega watt yang berasal dari energi tenaga surya, bayu, air, biogas serta biomassa.
Sekretaris Jenderal Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) Ernest Gunawan menyampaikan alokasi program mandatori B40 pada 2026 ditetapkan sebesar 15,646 juta kiloliter.
Fokus utamanya adalah penambahan kapasitas pembangkit listrik hingga 100 gigawatt, di mana 75% di antaranya ditargetkan berasal dari Energi Baru Terbarukan (EBT).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved