Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMIMPIN Iran Ayatollah Ali Khamenei, Jumat (21/5), mengatakan Israel dipaksa menderita kekalahan dari Palestina setelah 'Negeri Yahudi' itu menyepakai gencatan senjata dengan militan Palestina di Gaza.
"Saya berterima kasih kepada Allah atas kemenangan dan kebanggaan yang diberikan kepada para pejuang Palestina," ujar Khamenei di laman daring resminya.
"Gencatan senjata ini adalah bagian dari kekalahan Israel. Mereka dipaksa menerima kekalahan," imbuhnya sembari menggarisbawahi bahwa Israel tidak berdaya menghadapi kebangkitan Palestina bersatu.
Baca juga: Biden Janji Bangun Kembali Gaza
"Kesiapan para pemuda Palestina dan unjuk kekuatan kelompok bersenjata di Gaza akan membuat Palestina semakin kuat setiap harinya dan membuat lawan semakin lemah," ungkap dia.
Gencatan senjata antara Israel dan Hamas, kelompok militan yang menguasai Jalur Gaza, dan kelompok bersenjata lain di wilayah itu tampaknya berjalan dengan lancar pada Jumat (21/5), 11 hari pascapertempuran.
Serangan udara Israel ke Jalur Gaza, sejak 10 Mei, menewaskan 243 warga Palestina, termasuk 66 anak-anak.
Adapun roket yang ditembakkan ke Israel dari Gaza menewaskan 12 orang di Israel, termasuk seorang anak, seorang remaja, dan seorang prajurit Israel. Di antara korban tewas terdapan seorang warga India dan dua warga Thailand.
Khamenei kemudian menyerukan digelarnya langkah hukum terhadap pemerintah Israel, termasuk perdana menterinya.
"Semua elemen dari rezim itu dan si kriminal (Benjamin) Netanyahu harus diburu oleh pengadilan internasional yang independen untuk dihukum," tegasnya.
Iran tidak mengakui keberadaan Israel dan mendukung kemerdekaan Palestina adalah salah satu pilar kebijakan luar negeri Iran.
Kepala politik Hamas Ismail Haniyeh, Jumat (21/5), berterima kasih pada Iran atas dukungan dana dan persenjataan bagi mereka. (AFP/OL-1)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat ArabĀ untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved