Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UNI Eropa menghadapi kekurangan vaksin covid-19 dalam program inokulasi virus korona setelah raksasa farmasi AstraZeneca mengalami masalah produksi dan pembatasan ekspor vaksin.
Citra perusahaan tersebut telah terpukul dengan beberapa negara menangguhkan peluncuran vaksinnya karena khawatir vaksin tersebut menyebabkan pembekuan darah, meski Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan tidak ada alasan untuk berhenti menggunakannya.
Peristiwa itu menjadi pukulah terbaru bagi vaksn AstraZeneca yang merupakan vaksin termurah melawan pandemi covid-19 yang menyebabkan 2,6 juta orang meninggal dunia.
Jerman telah melaporkan dampak buruk akibat penundaan tersebut, negara bagian Thuringia membatalkan janji temu dan menangguhkan proyek percontohan bagi dokter umum untuk memberikan vaksin.
Sementara itu, Kepala badan pengendalian penyakit negara itu Robert Koch Institute, Lothar Wieler memperingatkan bahwa gelombang ketiga sudah dimulai di Jerman. Terlepas dari tanda-tanda yang mengkhawatirkan itu, ribuan orang bergabung dalam aksi protes di kota-kota Jerman pada Sabtu menentang tindakan anti-covid.
Perdana Menteri Prancis Jean Castex mengatakan bahwa pemerintahnya masih memperkirakan akan melampaui target 10 juta vaksinasi pada 15 April. Castex mempertahankan penggunaan vaksin AstraZeneca, meskipun negara lain telah melakukan tindakan pencegahan.
Beberapa negara menangguhkan penggunaan vaksin AstraZeneca pekan ini, setelah Norwegia melaporkan kematian tak terduga akibat pendarahan otak setelah menerima suntikan tersebut. Pejabat Norwegia, pada Sabtu, mengatakan bahwa negara itu telah menerima beberapa laporan kejadian buruk tentang orang-orang muda yang divaksinasi dengan pendarahan di bawah kulit setelah disuntik.
Dia juga mengatakan telah menerima tiga laporan lagi tentang kasus pembekuan darah yang parah atau pendarahan otak pada orang muda yang telah menerima vaksin AstraZeneca.
baca juga: Filipina Deteksi Kasus Pertama Varian Virus Korona
WHO menyatakan komite penasehat vaksin telah memeriksa data keamanan yang masuk. Dan disebutkan tidak ada hubungan sebab akibat antara vaksin AstraZeneca dan pembekuan darah. AstraZeneca bersikeras bahwa suntikannya aman dan tidak ada bukti risiko pembekuan darah lebih tinggi. Italia dan Austria telah melarang penggunaan vaksin dari batch terpisah AstraZeneca. Sementara itu, Thailand dan Bulgaria mengatakan akan menunda peluncurannya pekan ini. (AFP/OL-3)
UE adopsi paket sanksi ke-20 terhadap Rusia, menyasar sektor energi hingga perbankan. Terminal Minyak Karimun di Indonesia ikut terseret daftar sanksi.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memperingatkan risiko besar jika bantuan senjata dan atensi diplomatik AS beralih sepenuhnya ke konflik Iran.
Windrawan Inantha memaparkan dalam ranah perdagangan sawit global Uni Eropa telah beralih dari pasar atau pembeli produk menjadi penentu arah industri.
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen umumkan aplikasi ID digital untuk verifikasi usia online demi lindungi anak-anak tanpa mengorbankan privasi.
Kekalahan telak Viktor Orban dalam pemilu Hungaria disambut lega Uni Eropa. Peter Magyar berjanji pulihkan demokrasi dan perbaiki hubungan dengan Brussels.
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez kunjungi Tiongkok untuk perkuat dagang di tengah ketegangan dengan AS. Spanyol dipandang sebagai gerbang strategis ke pasar global.
Jangan panik jika jadwal vaksin anak terlewat. Dokter spesialis anak jelaskan prosedur catch-up immunization atau imunisasi kejar untuk lindungi buah hati.
Pendekatan life-course immunization menjadi fokus utama di IVAXCON 2026 untuk memperkuat perlindungan kesehatan dari bayi hingga lansia dan melawan misinformasi.
Dokter spesialis anak dr. Kanya Ayu Sp.A menekankan pentingnya vaksinasi influenza tahunan untuk mencegah pneumonia dan melindungi kelompok rentan.
PAPDI menekankan pentingnya vaksinasi MMR bagi orang dewasa guna mencegah penularan campak yang tinggi dan risiko komplikasi serius.
Dokter spesialis penyakit dalam ingatkan risiko komplikasi campak bagi kelompok rentan seperti ibu hamil dan penderita gangguan imun. Simak penanganannya.
Epidemiolog menekankan pentingnya peningkatan cakupan vaksinasi sebagai langkah utama mengendalikan penyebaran campak dan mencegah risiko KLB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved