PAPDI Rekomendasikan Vaksinasi MMR untuk Orang Dewasa Cegah Campak

Basuki Eka Purnama
08/4/2026 05:06
PAPDI Rekomendasikan Vaksinasi MMR untuk Orang Dewasa Cegah Campak
Ilustrasi(ANTARA/M Ibnu Chazar)

PERHIMPUNAN Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) menegaskan bahwa perlindungan terhadap penyakit campak tidak hanya diperuntukkan bagi anak-anak. Orang dewasa kini sangat direkomendasikan untuk menjalani vaksinasi measles, mumps, rubella (MMR) guna memutus rantai penularan virus yang sangat infeksius tersebut.

Dokter spesialis penyakit dalam konsultan alergi imunologi, dr. Sukamto Koesnoe, Sp.PD, K-A.I, FINASIM, menyatakan bahwa kesadaran akan vaksinasi dewasa masih perlu ditingkatkan. Menurutnya, langkah preventif ini krusial mengingat risiko komplikasi yang bisa berakibat fatal.

"Vaksinasi campak pada dewasa bukan hanya perlu, tetapi sangat perlu," ujar Sukamto, dikutip Rabu (8/4)

Risiko Penularan dan Komplikasi

Campak dikenal sebagai salah satu penyakit dengan tingkat penularan yang sangat tinggi. Satu orang yang terinfeksi dapat menularkan virus kepada belasan orang lainnya di sekitarnya. Selain itu, bagi individu yang rentan, campak bukan sekadar ruam kulit biasa, melainkan ancaman kesehatan jangka panjang.

Beberapa risiko komplikasi yang diwaspadai meliputi:

  • Pneumonia (radang paru-paru).
  • Radang otak (ensefalitis).
  • Gangguan sistem imun jangka panjang.

Siapa yang Membutuhkan Vaksin MMR?

Vaksinasi MMR sangat disarankan bagi orang dewasa yang tidak memiliki bukti kekebalan, belum pernah divaksinasi saat kecil, atau tidak memiliki riwayat infeksi campak sebelumnya. Kelompok prioritas meliputi tenaga kesehatan, pelancong internasional, serta mereka yang tinggal di lingkungan padat seperti asrama.

Berikut adalah ringkasan panduan vaksinasi MMR untuk dewasa berdasarkan keterangan dr. Sukamto Koesnoe:

Aspek Detail Rekomendasi
Jenis Vaksin MMR (Measles, Mumps, Rubella)
Jumlah Dosis 1 sampai 2 dosis
Interval Minimal 28 hari antar-pemberian
Rasio Penularan 1 pasien dapat menularkan ke 12-18 orang
Target Utama Nakes, pelancong, penghuni asrama, dewasa tanpa riwayat imunisasi

Membangun Kekebalan Kelompok

Lebih lanjut, Sukamto menjelaskan bahwa tujuan vaksinasi tidak hanya untuk melindungi diri sendiri (kekebalan individu), tetapi juga untuk menciptakan herd immunity atau kekebalan kelompok. Dengan cakupan vaksinasi yang tinggi, virus akan sulit menemukan inang baru untuk menyebar.

PAPDI mengimbau masyarakat untuk segera memeriksa kembali status vaksinasi mereka. Jika tidak memiliki catatan imunisasi yang jelas, warga disarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan dan menjalani vaksinasi MMR guna meningkatkan ketahanan tubuh terhadap infeksi virus campak. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya