Beijing Anggap Konyol Sanksi AS Untuk Musuhi Rakyat Tiongkok

Faustinus Nua
18/7/2020 07:44
Beijing Anggap Konyol Sanksi AS Untuk Musuhi Rakyat Tiongkok
Karyawan toko ponsel Apple di Beijing menyambut kedatangan para pembeli. Di tengah ketegangan AS-Tiongkok, produk AS tetap dijual di Beijing(WANG Zhao / AFP)

BEIJING mengatakan AS akan memusuhi 1,4 miliar orang Tiongkok jika mereka meneruskan rencana untuk melarang masuknya semua anggota Partai Komunis. Sebab, langkah tersebut dinilai tidak masuk akal dan konyol.

"Jika laporan itu benar, AS memilih untuk berdiri menentang semua 1,4 miliar orang Tiongkok, yang berdiri menentang satu per lima dari populasi dunia. Ini akan bertentangan dengan keinginan orang-orang di kedua negara dan melawan tren abad ke-21, dan sangat konyol," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hua Chunying, Jumat (17/7) seperti dilansir South China Morning Post.

Hua mengatakan, partai itu sangat melekat pada masyarakat Tiongkok dan merupakan bagian integral dari kesuksesan bangsa Tiongkok. Sehingga larangan itu bukan hanya memusuhi pejabat atau pemerintah tapi juga masyarakat Tiongkok. Menurutnya, di bawah kepemimpinan Partai Komunis, dasar sosialisme dengan karakteristik Tiongkok menjadi pegangan masyarakatnya. Bersama Partai Komunis, rakyat Tiongkok memenangkan kemerdekaan, kebebasan dan pembebasan.

"Jalan sosialisme dengan karakteristik Tiongkok tidak hanya membantu orang-orang Tiongkok menyingkirkan kemiskinan, itu juga telah memberikan kontribusi besar bagi kemajuan umat manusia," imbuhnya.

Hua menambahkan bahwa AS tidak memiliki hak untuk menolak pilihan yang rakyat Tiongkok. Sehingga, apa yang dilakukan AS tidak akan bisa menghentikan langkah Tiongkok bersama Partai Komunisnya.

"Tidak ada negara dan tidak ada yang memiliki hak untuk menyangkal pilihan yang dibuat oleh orang-orang Tiongkok atau jalan yang mereka pilih yang telah terbukti benar. Mereka juga tidak memiliki kemampuan untuk menghentikan Tiongkok untuk melanjutkan jalan sosialisme dengan karakteristik Tiongkok," katanya.

baca juga: Pesawat AS Terlihat di Pantai Selatan Tiongkok9

Sebelumnya, pemerintahan Trump dilaporkan tengah meninjau proposal larangan bepergian ke AS untuk anggota Partai Komunis Tiongkok. Larangan itu secara efektif akan menolak masuk ke hampir 92 juta anggota partai, yang mencakup semua tingkat masyarakat dari elit politik dan bisnis teratas hingga akar rumput. (OL-3)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya