Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA minyak melonjak lebih dari 10% pada Senin (16/9) setelah serangan terhadap dua fasilitas pengilangan Arab Saudi. Akibat insiden itu, produsen utama minyak dunia memangkas setengah dari produksinya.
Di sisi lain, Presiden Donald Trump menyalahkan Iran dan meningkatkan kemungkinan serangan militer terhadap 'Negeri para Mullah'. Sebelumnya, kelompok pemberontak di Yaman yang didukung Iran, Houthi, mengklaim sebagai pihak yang bertanggung jawab.
Dilaporkan, West Texas Intermediate (WTI) melonjak 10,68% menjadi US$60,71 dan Brent naik 11,77% menjadi US$67,31 di awal perdagangan Asia menyusul ledakan di fasilitas yang dikelola oleh perusahaan raksasa milik negara, Aramco.
Serangan oleh pemberontak Houthi, yang sedang berusaha dikalahkan oleh aliansi pimpinan Saudi dalam perang lima tahun, secara efektif mematikan 6% pasokan minyak global.
Brent melonjak hampir 20% pada satu poin pada Senin, sementara WTI melonjak sekitar 15% sebelum memangkas kenaikan.
Trump mengatakan pada Minggu (15/9), senjata AS sudah dalam posisi terkokang atau locked and loaded untuk menanggapi serangan itu.
Sementara Menteri Luar Negeri Mike Pompeo mengatakan, "Amerika Serikat akan bekerja dengan mitra dan sekutu kami untuk memastikan bahwa pasar energi tetap dipasok dengan baik dan Iran bertanggung jawab atas agresi tersebut."
Teheran membantah tuduhan itu tetapi berita dan tuduhan itu. Namun insiden anyar ini telah menghidupkan kembali kekhawatiran akan konflik di Timur Tengah yang sengit setelah serangkaian serangan terhadap kapal tanker minyak awal tahun ini yang juga dipersalahkan pada Iran.
"Ketegangan di Timur Tengah meningkat dengan cepat, yang berarti cerita ini akan terus bergaung minggu ini bahkan setelah kepanikan di pasar minyak pagi ini," kata Jeffrey Halley, analis pasar senior di OANDA. (AFP/OL-09)
Hingga 29 April 2026, sebanyak 122 kelompok terbang (kloter) atau 47.834 jemaah telah diberangkatkan menuju Tanah Suci.
Ia memastikan bahwa kondisi para korban terus dipantau secara intensif oleh petugas, dengan seluruh kebutuhan medis maupun logistik telah terpenuhi.
Emirat Arab resmi umumkan keluar dari OPEC dan OPEC+ mulai 1 Mei. Langkah strategis ini diambil di tengah krisis energi akibat konflik di Selat Hormuz.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Di sisi lain, layanan kesehatan di Daerah Kerja Madinah juga terus dioptimalkan. Tercatat 1.373 jemaah menjalani rawat jalan.
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
IHSG ditutup anjlok 3,38% ke level 7.129 akibat lonjakan harga minyak dan kekhawatiran pasokan energi global. Outlook bank RI juga ditekan Fitch.
Iran menyita kapal MSC Francesca dan Epaminondas di Selat Hormuz di tengah blokade AS, memicu lonjakan harga minyak dunia dan ketegangan diplomatik.
Kedutaan Besar Rusia di Indonesia menegaskan bahwa isi pemberitaan tersebut tidak menggambarkan pernyataan resmi secara utuh.
Ia menuturkan, sebagai net-importir minyak dengan lifting sekitar 600 ribu barel per hari dan konsumsi mencapai 1,6 juta barel per hari.
Ekonom Mohamed A. El-Erian soroti risiko blokade Selat Hormuz yang picu lonjakan harga energi, helium, dan pupuk akibat ketegangan AS-Iran.
Trump ancam blokade Selat Hormuz yang dibalas oleh Iran dengan peringatan keras. Harga minyak melonjak di atas US$100 per barel, memicu kekhawatiran baru di pasar global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved