Yogyakarta Jadi Tuan Rumah Event Disabilitas Nasional, Targetkan Rekor MURI Libatkan 1.000 Anak Tunarungu

Cahya Mulyana
29/4/2026 22:16
Yogyakarta Jadi Tuan Rumah Event Disabilitas Nasional, Targetkan Rekor MURI Libatkan 1.000 Anak Tunarungu
Sri Sultan Hamengkubuwono X (tengah)(dok.istimewa)

KOTA Yogyakarta dipilih Komisi Nasional Disabilitas RI bersama Diwa Foundation dalam menggelar berbagai kegiatan akbar dan sosial  menjelang Peringatan Hari Lahir Pancasila dan Kemerdekaan 17 Agustus 2026. Kegiatan yang bakalan digelar adalah Seminar Nasional Kebangsaan dengan menghadirkan berbagai narasumber dan pemecahan rekor MURI.

Hal tersebut menjadi paparan yang disampaikan langsung kepada Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, awal pekan ini di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta

Diah Warih Anjari pendiri sekaligus founder Diwa Foundation memaparkan kegiatan yang diinisiasi yayasannya itu bakal digeber untuk mendukung kegiatan utama adalah pemecahan rekor MURI yang melibatkan 1.000 anak tunarungu, serta kegiatan sosial ekonomi yang memberikan dampak langsung bagi warga Yogyakarta. 

"Seminar kebangsaan bertema disabilitas yang telah menjadi bagian dari keberagaman Indonesia siap dilaksanakan di Yogyakarta sekitar Juni ini. InsyaAllah pada peringatan Kemerdekaan RI nanti ada pemecahan rekor MURI," papar Diah Warih di Jakarta, Rabu (29/4).

Diwa sapaan Diah Warih menyatakan, 
Gubernur DIY Sultan Hamengkubuwono (HB X) memberikan apresiasi, izin, dukungan dan masukan atas rencana kerja bersama ini.

"Alhamdulillah Ngarsa Dalem (Sultan HB X) mendukung acara tersebut. Beliau juga memberikan masuk-masukan atas event yang aman digelar nanti," ungkap aktivis sosial ini. 

Dikatakan, pemaparan audiensi yang sama sudah dilakukan KND RI-Diwa Foundation di Jakarta dan Yogyakarta. Di antarnya bersama Menteri Agama RI, Wamen Kemhan Ri, Wali Kota Yogyakarta, sejumlah pimpinan pejabat negara, pimpinan perusahan negara, dan kolega.

Komisioner Komisi Nasional Disabilitas, Fatimah Asri Mutmainnah  menjelaskan, kegiatan yang akan diadakan di DIY ini dalam rangka pemantauan dan advokasi dalam pelaksanaan penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas. 

"Dan kami memilih DIY sebagai lokasi karena kami ingin isu disabilitas ini disuarakan di Yogyakarta. KND menganggap Yogyakarta  sebagai pusat peradaban, di mana suara-suara gerakan sangat kuat ketika disuarakan dari Yogyakarta” paparnya. 

Sementara itu, Gubernur Sultan Hamengkubuwon menyambut baik kegiatan KND bersama Diwa Foundation di Yogyakarta. 

Menurut Gubernur DIY  pelibatan media massa, pers, dan publikasi kegiatan harus diutamakan. Selain itu persiapan kegiatan dan pelaksanaan harus berjalan baik, lancar dan tepat sasaran.

"Karena pemberitaan dan informasi yang muncul atas kegiatan akan memberikan akuntabilitas acara. Acara harus dipersiapkan dengan matang sehingga berjalan sempurna dan baik," pungkas Sultan. (Cah)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya