Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) menyediakan layanan dan penyesuaian khusus bagi peserta disabilitas dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 yang digelar pada 21–27 April 2026.
Layanan ini diberikan sebagai bentuk komitmen terhadap pendidikan inklusif dengan memastikan setiap peserta mendapatkan fasilitas sesuai kebutuhan individu, bukan perlakuan yang diseragamkan.
Unit Layanan Disabilitas (ULD) Universitas Gadjah Mada dilibatkan dalam proses identifikasi kebutuhan peserta secara lebih spesifik sejak awal pendaftaran.
Kepala ULD UGM, Wuri Handayani, S.E., Ak., M.Si., M.A., Ph.D, menjelaskan bahwa asesmen dilakukan melalui formulir khusus yang berisi data pribadi, jenis disabilitas, serta kebutuhan selama pelaksanaan UTBK.
Peserta juga diwajibkan melampirkan surat keterangan disabilitas dari tenaga medis sebagai bagian dari proses verifikasi.
“Kami ingin memastikan setiap peserta mendapatkan fasilitasi yang sesuai dengan kebutuhannya, bukan disamaratakan,” ujar Wuri dalam siaran pers, Kamis (21/4).
Dari total 16 peserta disabilitas, sebanyak 13 peserta mengisi formulir asesmen kebutuhan, terdiri dari 12 peserta tuli dan 1 peserta dengan disabilitas fisik.
Data tersebut menjadi dasar UGM dalam menentukan bentuk layanan selama UTBK SNBT 2026. Tahun ini, UGM difokuskan pada peserta disabilitas tuli dan fisik.
Sementara itu, peserta disabilitas netra difasilitasi secara terpusat di Universitas Negeri Yogyakarta sesuai kebijakan panitia pusat.
“Melalui asesmen ini kami bisa memahami kebutuhan masing-masing peserta secara lebih tepat,” kata Wuri.
Untuk peserta tuli, UGM menyiapkan penerjemah bahasa isyarat guna membantu komunikasi selama ujian berlangsung. Hal ini diperlukan agar peserta dapat memahami instruksi dari pengawas secara jelas.
“Namun, ada peserta yang menggunakan bahasa isyarat, ada juga yang membaca gerak bibir, sehingga pendekatannya perlu fleksibel,” jelas Wuri.
ULD UGM juga memperbolehkan penggunaan alat bantu dengar bagi peserta tuli karena merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dipisahkan dari pengguna.
Selain itu, UGM menyiapkan pendamping atau penerjemah selama ujian. Pendamping hanya bertugas membantu aspek komunikasi dan tidak terlibat dalam pengerjaan soal, sehingga kemandirian peserta tetap terjaga.
“Pendamping hanya membantu pada aspek komunikasi, bukan pada substansi ujian,” tegas Wuri.
Pelaksanaan layanan inklusif ini mengacu pada regulasi pemerintah, termasuk Permendikbudristek Nomor 48 Tahun 2023 tentang akomodasi yang layak bagi peserta didik penyandang disabilitas serta panduan layanan mahasiswa disabilitas dari Kemenristekdikti tahun 2017.
Kedua regulasi tersebut menjadi dasar UGM dalam menyusun kebijakan layanan agar sesuai prinsip akomodasi yang layak bagi peserta disabilitas.
“Kami memastikan setiap layanan yang diberikan sesuai dengan prinsip akomodasi yang layak,” tutup Wuri. (AT/I-1)
Kegiatan yang bakalan digelar adalah Seminar Nasional Kebangsaan dengan menghadirkan berbagai narasumber dan pemecahan rekor MURI.
Pemerintah Australia berperan sebagai mitra pendukung yang memberikan pendanaan untuk berbagai program inklusi di sejumlah daerah di Indonesia, tidak terbatas di Balikpapan.
Iyan Yuliantini, pensiunan guru SLB di Tasikmalaya, merintis UMKM telur asin dengan melibatkan alumni SLB untuk mewujudkan kemandirian ekonomi disabilitas.
DUKUNGAN bagi penyandang disabilitas harus terus dikuatkan. Hal itu dapat dilakukan di antaranya melalui peningkatan kompetensi dan penyediaan ruang serta kesempatan di dunia kerja.
MK memutuskan penyakit kronis dapat dikategorikan sebagai disabilitas fisik melalui asesmen medis. Simak penjelasan ahli IPB University terkait dampaknya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved