Tiga Kloter Perdana Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, Layanan Berjalan Lancar

Putri Anisa Yuliani
22/4/2026 19:14
Tiga Kloter Perdana Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, Layanan Berjalan Lancar
Ilustrasi(Antara)

Tiga kelompok terbang (kloter) pertama jemaah calon haji Indonesia resmi tiba di Madinah, Arab Saudi, pada Rabu (22/4). Kedatangan ini menandai dimulainya operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi yang berlangsung tertib dan lancar.

Kloter pertama dari Embarkasi Yogyakarta (YIA) dengan total 360 jemaah mendarat pukul 06.20 Waktu Arab Saudi (WAS). Selanjutnya, kloter pertama Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) yang membawa 391 jemaah tiba pukul 06.50 WAS, disusul Kloter 1 Embarkasi Kualanamu (KNO) yang mendarat pada pukul 10.00 WAS.

"Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Arab Saudi yang telah memungkinkan proses keimigrasian berjalan cepat melalui fast track. Ke depan, kami berharap seluruh jamaah dapat merasakan layanan ini," ujar Duta Besar RI untuk Arab Saudi Abdul Aziz Ahmad dalam keterangannya di Jakarta.

Kedatangan jemaah di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah disambut langsung oleh Duta Besar RI Abdul Aziz Ahmad, Konsul Jenderal RI Jeddah Yusron B. Ambary, Wakil Ketua II PPIH Arab Saudi Budi Agung Nugroho, Kepala Daerah Kerja Madinah Khalilurrahman, serta para petugas lainnya.

Abdul Aziz juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Arab Saudi atas dukungan dalam implementasi layanan Makkah Route yang membantu mempercepat proses keimigrasian jemaah.

Makkah Route (Rute Mekah) merupakan bentuk kerja sama strategis antara otoritas imigrasi Indonesia dan Arab Saudi. Melalui layanan ini, seluruh tahapan keimigrasian mulai dari pemeriksaan paspor, visa, hingga bea cukai telah diselesaikan sejak di bandara keberangkatan di Indonesia.

Dengan mekanisme tersebut, setibanya di Arab Saudi, jemaah tidak perlu lagi mengantre di pemeriksaan imigrasi dan dapat langsung menuju bus untuk diberangkatkan ke hotel.

Duta Besar RI juga menambahkan bahwa pembagian kartu Nusuk sejak di tanah air memberikan kemudahan bagi jemaah dalam menjalankan ibadah. Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas di Madinah atas kesiapan mereka dalam menyambut kedatangan jemaah.

"Kami mengapresiasi kerja keras seluruh petugas sehingga proses kedatangan berjalan sangat lancar," katanya.

Dalam hal akomodasi, jemaah ditempatkan dengan skema satu kloter satu hotel guna meningkatkan kenyamanan. Untuk kloter awal, jemaah menginap di hotel yang berada di kawasan strategis sekitar Masjid Nabawi, seperti wilayah Taibah Front dan Makarem Suite yang termasuk dalam cakupan Sektor 1, sehingga memudahkan akses ibadah.

"Selama sekitar sembilan hari di Madinah, jamaah akan mendapatkan layanan penuh sebelum melanjutkan perjalanan ke Mekah," kata dia.

Sementara itu, Kepala Daerah Kerja Madinah Khalilurrahman memastikan seluruh rangkaian kedatangan berjalan aman tanpa kendala berarti.

"Alhamdulillah, seluruh kloter awal tiba dengan lancar, tertib, dan tidak ada kendala berarti. Ini menjadi awal yang baik bagi penyelenggaraan haji tahun ini," ujarnya.

Ekspresi kebahagiaan terlihat jelas dari wajah para jemaah saat turun dari bus. Senyum dan rasa syukur mencerminkan kegembiraan mereka dapat tiba di Kota Nabi. Mereka juga merasakan peningkatan kualitas layanan sejak keberangkatan hingga tiba di Madinah.

Selain itu, pihak syarikah atau perusahaan penyedia layanan turut memberikan sambutan khas sebagai bentuk penghormatan kepada para tamu Allah. Suasana hangat yang menjadi ciri khas penyambutan di Madinah pun menambah kesan mendalam di awal perjalanan ibadah jemaah.

Secara keseluruhan, operasional transportasi udara haji tahun 2026 melibatkan dua maskapai utama, yaitu Garuda Indonesia yang melayani 277 kloter (sekitar 102.502 jemaah) dari 10 embarkasi, serta Saudia Airlines yang menangani 248 kloter. (Ant/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya