Pentingnya Prebiotik untuk Pencernaan Anak dan Rekomendasi Sumber Alaminya

Basuki Eka Purnama
07/4/2026 05:04
Pentingnya Prebiotik untuk Pencernaan Anak dan Rekomendasi Sumber Alaminya
Ilustrasi(Freepik)

KESEHATAN saluran cerna merupakan fondasi utama bagi tumbuh kembang anak yang optimal. Dokter Spesialis Anak-Konsultan Gastrohepatologi, dr. Frieda Handayani Kawanto, Sp.A(K), Subsp. G.H., menekankan bahwa asupan prebiotik memegang peranan krusial dalam menjaga keseimbangan ekosistem usus sejak dini.

Dalam sebuah diskusi media di Jakarta, Frieda menjelaskan bahwa prebiotik bukanlah bakteri itu sendiri, melainkan "makanan" khusus bagi bakteri baik (probiotik) yang hidup di dalam pencernaan. Keberadaan prebiotik yang cukup akan mendukung keberagaman bakteri baik, sehingga proses penyerapan nutrisi menjadi lebih maksimal.

Mekanisme Kerja Prebiotik dalam Tubuh

Tidak semua serat dapat dikategorikan sebagai prebiotik. Menurut Frieda, serat baru bisa disebut prebiotik jika bentuknya tetap utuh saat melewati lambung dan mencapai usus besar tanpa tercerna. Di usus besar, serat ini akan difermentasikan oleh bakteri baik.

Proses fermentasi tersebut menghasilkan Short Chain Fatty Acids (SCFA) atau asam lemak rantai pendek. "Asam lemak rantai pendek ini memainkan peran yang baik sekali dalam tubuh kita. Ia memberikan energi bagi sel-sel di usus besar untuk bekerja lebih baik," ujar dokter lulusan Universitas Indonesia tersebut, dikutip Selasa (7/4).

Bagi anak yang mengalami konstipasi atau sembelit, SCFA sangat dibutuhkan untuk menstimulasi motorik usus dan memberi energi agar sel-sel usus besar lebih aktif bekerja mendorong sisa makanan.

Sumber Prebiotik: Dari ASI hingga MPASI

Pada fase awal kehidupan, bayi mendapatkan prebiotik alami melalui Air Susu Ibu (ASI) dalam bentuk oligosakarida. Namun, seiring bertambahnya usia dan masuknya fase Makanan Pendamping ASI (MPASI), orang tua perlu memperhatikan asupan serat dari bahan makanan alami.

Berikut adalah daftar sumber prebiotik alami dan jenis prebiotik yang baik untuk kesehatan anak:

Kategori Contoh Sumber / Jenis
Sumber Alami (Buah & Sayur) Jamur, asparagus, bawang bombay, apel, semangka, persik putih, dan pisang.
Jenis Prebiotik Umum Inulin, laktulosa, Fructooligosaccharides (FOS), dan Galacto-oligosaccharide (GOS).
Kombinasi Efektif Rasio FOS:GOS 1:9 (Terbukti efektif meningkatkan bakteri Lactobacillus dan Bifidobacterium).

Keunggulan Rasio FOS:GOS 1:9

Lebih lanjut, Frieda menyoroti efektivitas kombinasi FOS dan GOS dengan rasio 1:9. Berdasarkan berbagai literatur selama puluhan tahun, komposisi ini dinilai paling efektif dalam meningkatkan jumlah bakteri baik dalam saluran cerna anak.

"Prebiotik FOS:GOS 1:9 ini akan difermentasikan oleh bakteri baik khusus sehingga menghasilkan short chain fatty acid yang sangat bermanfaat tadi," tambahnya. Selain itu, kombinasi ini juga terbukti meningkatkan populasi bakteri menguntungkan lainnya seperti Lactobacillus dan Bifidobacterium.

Hindari Camilan Tinggi Gula (UPF)

Sebagai langkah preventif, dr. Frieda mengajak para orang tua di Indonesia untuk lebih selektif dalam memilih camilan bagi buah hati. Ia menyarankan agar orang tua mulai rutin memperkenalkan aneka makanan berserat sebagai camilan sehat.

Hal ini penting untuk mengurangi ketergantungan anak pada Ultra Processed Food (UPF) seperti wafer atau biskuit kemasan yang umumnya memiliki kandungan gula tinggi namun rendah nutrisi. Dengan beralih ke sumber serat alami, kesehatan pencernaan anak akan lebih terjaga dalam jangka panjang. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya