Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Pengendalian Pencemaran dan Pengawasan Lingkungan (PPKL) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Carsono, mengatakan pihaknya sedang menginvestigasi sumber pencemaran aliran kali di Jalan Artowijaya, Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Tangsel, Banten.
"Lagi kita telusuri bersama kewilayahan. Namun sampai sekarang belum ada tanda-tanda perubahan warna air," kata Carsono di Tangerang, Senin (6/10).
Ia mengatakan, saat ini tim pengendalian pencemaran dan pengawasan lingkungan Kota Tangsel tengah berkoordinasi dengan kewilayahan untuk melakukan penelusuran atas sumber dugaan pencemaran aliran kali tersebut.
"Sampai hari ini kewilayahan pun enggak mendeteksi (sumber pencemaran) itu. Kita sudah gabung juga dengan teman-teman kewilayahan," katanya.
Menurutnya, berdasarkan hasil penelusuran bantaran kali Rawa Buntu, timnya belum menemukan sumber utama pencemaran lingkungan tersebut. Namun, pihaknya menduga bila pencemaran aliran kali ini diakibatkan oleh limbah pewarna yang berasal dari industri.
"Ada dua kemungkinan. Jadi dari pewarna makanan sama pewarna pakaian. Cuma kalau pewarna pakaian di Tangsel tidak ada industri tekstil. Nah itu makanya saya ragu kalau terkait dengan pewarna pakaian," ungkapnya.
Ia menegaskan, dalam hal ini pemerintah daerah akan melakukan penindakan terhadap pelaku pelanggar, karena dampak dugaan pencemaran yang diduga disebabkan oleh limbah telah berdampak besar terhadap lingkungan masyarakat.
"Jadi harus dipastikan dulu siapa pelakunya dan sumbernya apa itu dipastikan dulu. Nanti kita panggil, kita mediasi yang pada prinsipnya apapun jenis usaha mereka tidak boleh mencemari lingkungan."
Sebelumnya, air kali di Jalan Artowijaya, Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel berubah warna menjadi merah pekat. Temuan kasus dugaan pencemaran lingkungan ini bukan pertama kali terjadi. "Ini kan udah dua kali ini nih," ujar Lurah Ciater, Rosidi.
Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan RT/RW di wilayah kerjanya. Janjinya bila sudah dapat diketahui informasi yang dapat dipertanggungjawabkan akan memberitahukan.
Sementara itu, Ali, warga sekitar menyebutkan perubahan warna air kali terjadi pada Sabtu (4/10) sore hingga petang kemarin. Sebelumnya juga pernah berwarna hitam pekat. "Tapi enggak bau," ucap dia. (Ant/P-2)
Pakar IPB Prof Etty Riani memperingatkan kondisi Sungai Ciliwung yang kian kritis akibat limbah domestik dan mikroplastik. Simak rekomendasi strategisnya.
Dominasi ikan sapu-sapu di Sungai Ciliwung ternyata bukan kabar baik. Pakar IPB University mengungkap fakta mengejutkan di balik fenomena ini.
Dokter spesialis anak dr. Frieda Handayani menekankan pentingnya prebiotik dan FOS:GOS 1:9 untuk kesehatan usus anak serta penyerapan nutrisi optimal.
ANAK-anak muda Tanah Air berhasil menoreh prestasi dengan menciptakan karya seni yang memanfaatkan sampah platik. Beautiful Raja Ampat karya Dwi Siti Qurrotu Aini dari ITB
Pemkot Tangerang akan terus melakukan pengawasan lingkungan secara berkala untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang
Demi keselamatan para siswa, anggota kepolisian turun langsung ke sungai dan menggendong anak-anak satu per satu agar dapat menyeberang dengan aman.
Bencana banjir terparah saat ini melanda Desa Tebing Tinggi di Kabupaten Balangan, ketinggian air mencapai lebih dua meter
Mikroplastik tidak hanya membawa risiko dari bahan dasarnya sendiri seperti ftalat dan BPA yang bersifat pengganggu hormon, tetapi juga bertindak seperti magnet yang menyerap racun lain
Miliaran tahun silam, air pernah mengalir di permukaan Mars. Para ilmuwan sepakat bahwa planet ini pernah memiliki jaringan Sungai.
Pada era modern saat ini, peradaban terbaik untuk Kabupaten Bekasi adalah mengembalikan hamparan sungai sepanjang mungkin tanpa ada yang membatasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved