Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MASALAH kekurangan hormon selama ini sering kali identik dengan kondisi orang dewasa atau lanjut usia. Namun, pakar Andrologi, Seksologi, dan Anti Aging dari Universitas Udayana, Prof. Dr. dr. Wimpie Pangkahila, Sp.And., Subsp.SAAM, mengungkapkan fakta bahwa gangguan hormonal kini mulai banyak ditemukan pada anak-anak dan remaja.
Dalam sebuah diskusi kesehatan di Jakarta, Kamis (15/1), Prof. Wimpie menjelaskan bahwa paparan bahan beracun menjadi salah satu pemicu utama fenomena ini.
“Bukan berarti anak-anak dan remaja tidak ada yang mengalami kekurangan hormon. Akibat bahan beracun banyak juga anak-anak dan remaja mengalami kekurangan testosteron dan hormon lainnya,” ujar Prof. Wimpie.
Gangguan hormon yang tidak ditangani sejak dini dapat menghambat perkembangan organ reproduksi secara optimal.
Prof. Wimpie mencontohkan kasus pasien berusia 17 tahun dengan ukuran penis kurang dari 1 centimeter akibat hormon rendah.
Meskipun pengobatan medis bisa membantu menambah ukuran fisik organ tersebut, ada fungsi yang tidak bisa kembali jika terlambat ditangani.
Beliau memperingatkan bahwa terapi hormon pada penderita mikropenis saat sudah mencapai usia dewasa berisiko tinggi terhadap kemandulan. Hal ini karena terapi testosteron hanya berdampak pada pembesaran penis, sementara fungsi testis tetap tidak berkembang.
“Maksimal 14 tahun. Sebelum usia itu berarti masih bisa diintervensi, tapi kalau setelah usia itu yang masih bisa penisnya, walaupun memerlukan pengobatan seumur hidup ya, penisnya tapi testisnya enggak bisa. Itu berarti dia mandul, bisa hubungan seks tapi enggak bisa membuahi,” jelasnya.
Para orangtua disarankan untuk lebih peka memantau perkembangan fisik anak sebelum memasuki masa pubertas, idealnya pada rentang usia 12 hingga 14 tahun.
Dokter Spesialis Antiaging, Ivonne Andriani Santoso, M.Biomed (AMM), bahkan menyarankan pemantauan dilakukan lebih awal.
“Sebaiknya dari usia 5 tahun sudah bisa kelihatan. Tapi kita lihat sejak pemeriksaan fisik sama lab nanti,” tutur Ivonne.
Selain pemeriksaan fisik, Ivonne menekankan pentingnya menjaga gaya hidup. Konsumsi junk food yang memicu lemak tubuh berlebih harus dibatasi, karena lemak tersebut dapat menurunkan kadar hormon yang berdampak jangka panjang pada fungsi reproduksi.
Lebih lanjut, Prof. Wimpie mengajak masyarakat untuk tidak lagi menganggap pembahasan seksualitas sebagai hal yang tabu. Menurutnya, fungsi seksual bukan sekadar masalah aktivitas di ranjang, melainkan indikator kondisi kesehatan menyeluruh.
“Jadi kalau kita bicara seks jangan 'oh tabu nih', enggak. Yang ingin kita bahas tuh apa di balik gangguan seks itu. Misalnya pria kalau ereksinya terganggu bukan hanya soal ereksi itu, tapi apa di balik itu penyebabnya,” tegas Prof. Wimpie.
Senada dengan hal tersebut, Ivonne menambahkan bahwa tanda testosteron rendah tidak selalu muncul dalam keluhan seksual. Gejala seperti penurunan energi, mudah lelah, performa fisik menurun, hingga sulitnya pertumbuhan otot meski rutin berolahraga, merupakan sinyal kuat adanya masalah hormonal.
“Hormon itu bagi kita semua sangat penting. Kita bisa tertawa itu karena hormon, kita bisa nangis, kita bisa emosional itu karena hormon. Karena hormon kita turun makanya kita kena aging, jangan dibalik,” pungkasnya. (Ant/Z-1)
Smile Train Indonesia rayakan 100.000 operasi sumbing gratis. Bersama Miss Cosmo 2025 dan RS Hermina Galaxy, perkuat layanan komprehensif bagi anak Indonesia.
Kenali perbedaan campak dan flu Singapura pada anak. Mulai dari pola ruam, penyebab virus, hingga risiko komplikasi serius yang perlu diwaspadai orangtua.
Psikolog Devi Yanti mengingatkan orang tua untuk peka terhadap perubahan perilaku anak di daycare. Simak tanda bahaya dan langkah hukum yang perlu diambil.
Psikolog HIMPSI Devi Yanti membagikan tips bagi orang tua agar anak mau bercerita tentang kegiatannya di daycare melalui pertanyaan terbuka dan media bermain.
Sindrom Turner adalah kelainan kromosom pada janin perempuan. Kenali gejala, risiko komplikasi, hingga langkah penanganan medis untuk optimalkan tumbuh kembang.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja meluruskan hoaks larangan mandi bagi anak yang terkena campak atau cacar. Simak tips memandikannya di sini.
Studi terbaru Pew Research Center mengungkap alasan di balik penggunaan media sosial oleh remaja. Dari hiburan di TikTok hingga koneksi di Snapchat, simak dampaknya.
Roblox resmi membuka Teen Council Asia 2026. Remaja Indonesia usia 14-17 tahun diajak berkontribusi dalam keamanan digital. Simak syarat dan cara daftar.
Gagal ginjal kini banyak menyerang usia muda akibat pola hidup tidak sehat. Kenali gejala, penyebab, dan cara mencegahnya sejak dini agar tidak berujung cuci darah.
Roblox ajak remaja Indonesia usia 14-17 tahun gabung Teen Council Asia. Simak syarat, jadwal pendaftaran, dan misi keamanan digital di sini.
PkM melibatkan guru Bimbingan dan Konseling (BK) SIJB untuk pencegahan dan penanganan segera bagi siswa yang menunjukkan adanya permasalahan.
Guru Besar FKUI Prof. Agus Dwi Susanto menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan untuk mencegah penggunaan vape pada remaja di tengah masifnya promosi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved