Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena La Nina terhadap iklim Indonesia tidak akan berlangsung lama hingga 2026. La Nina merupakan fenomena alam yang menyebabkan curah hujan di suatu kawasan tumpah secara berlebihan. Berbeda dari El Nino yang ditandai dengan suhu tinggi pada Samudra Pasifik di sekitar ekuator, La Nina ditandai dengan suhu yang rendah.
Berdasarkan hasil pemantauan dinamika laut dan atmosfer global, BMKG menyebut La Nina lemah yang saat ini memengaruhi Indonesia diperkirakan berakhir pada akhir kuartal pertama 2026.
"Baik El Nino maupun La Nina secara klimatologis umumnya selalu berakhir pada akhir kuartal pertama di tahun berjalan. Untuk 2026, kami juga mengekspektasikan kondisi tersebut (La Nina) kembali ke fase netral," ungkap Deputi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, dalam Outlook Iklim 2026.
BMKG mengungkap secara spesifik, La Nina lemah masih akan bertahan di Indonesia pada periode Januari-Februari-Maret. Kemudian, mulai Maret-April-Mei, La Nina diprediksi beralih menuju fase netral.
BMKG juga menegaskan bahwa El Nino, fenomena iklim kebalikannya La Nina, tidak akan mampir di Indonesia, seperti yang terjadi pada 2023-2024. Dampaknya, suhu udara nasional pada 2026 diperkirakan lebih rendah dibanding 2024 dan berada dalam rentang yang sudah sering terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.
"Kami memprediksi suhu rata-rata tahunan Indonesia pada 2026 berada di kisaran 25 hingga 29 derajat Celsius. Secara nasional, tahun 2026 tidak sepanas 2024," jelasnya.
Dari sisi curah hujan, sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi mengalami hujan tahunan 1.500 hingga 4.000 milimeter per tahun, dengan sifat hujan secara umum berada dalam kategori normal jika dibandingkan dengan klimatologi periode 1991-2020.
"Normal bukan berarti tanpa risiko. Pada musim hujan, hujan deras memang normal terjadi. Jika bertemu dengan tingkat kerentanan yang tinggi, potensi banjir dan longsor tetap harus diwaspadai," tegasnya.
BMKG mengingatkan bahwa meski pengaruh La Nina melemah, potensi cuaca ekstrem tetap ada, terutama pada periode Januari-Maret 2026 yang bertepatan dengan puncak musim hujan. Karena itu, BMKG tengah memperkuat sistem peringatan dini berbasis dampak (impact-based forecasting) agar informasi cuaca tidak hanya menyebutkan intensitas hujan, tetapi juga potensi risikonya.
BMKG menegaskan, tantangan terbesar bukan hanya fenomena El Nino atau La Nina, melainkan perubahan iklim jangka panjang yang ditandai tren kenaikan suhu dan kelembapan udara.
"Yang perlu kita antisipasi adalah efek kumulatif kenaikan suhu dan kelembapan dalam jangka panjang, serta dampaknya terhadap kesehatan, ekosistem, dan ketahanan wilayah," tuturnya.(M-2)
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
BUPATI Siak Afni Zulkifli menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Siak dalam mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menghadapi ancaman Super El Nino tahun 2026.
KABUPATEN Indramayu diprakiran memasuki musim kemarau mulai akhir April 2026 ini.
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan Indonesia mulai memasuki masa transisi dari musim hujan menuju musim kemarau 2026.
Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau saat ini telah melejit 20 kali lipat menjadi 8.555,37 hektare dibanding 2025.
KABUPATEN Penajam Paser Utara (PPU) menyatakan siaga bencana dalam menghadapi dampak fenomena El Nino yang diprediksi puncaknya terjadi pada pertengahan 2026.
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
BMKG memprakirakan seluruh wilayah Jakarta akan diguyur hujan pada Rabu sore. Waspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti genangan dan luapan air.
BMKG mengingatkan potensi hujan lebat disertai petir pada siang-sore hingga awal Mei 2026, di tengah suhu panas yang bisa tembus 37°C di sejumlah wilayah.
BMKG memprakirakan Jakarta akan diguyur hujan ringan pada Selasa (28/4). Simak rincian cuaca, suhu, dan kecepatan angin selengkapnya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved