Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SALAH satu tantangan pemberian imunisasi yang berlarut-larut adalah adanya mitos yang tumbuh liar di masyarakat sejak dulu, hal itu berlaku pada imunisasi anak bahkan orang dewasa. Padahal imunisasi atau vaksin menjadi salah satu upaya preventif sama halnya hidup sehat, olahraga, konsumsi makanan bergizi dan upaya lainnya.
Imunisasi pada anak usia dini memang sangat penting untuk membangun imunitas yang kuat dan tahan lama. Meskipun demikian, Kementerian Kesehatan juga terus berupaya memperluas dan meningkatkan kesadaran untuk pemanfaatan vaksinasi bagi kalangan orang dewasa. Hal ini karena orang dewasa juga berisiko terkena penyakit yang dipengaruhi faktor usia, pekerjaan, gaya hidup, ataupun kondisi komorbid.
"Lebih lanjut, komunikasi dan edukasi mengenai imunisasi perlu digencarkan sebab hingga saat ini masih terdapat berbagai mitos atau disinformasi yang menyebabkan masyarakat ragu dan enggan melakukan imunisasi," kata Dokter umum Alfi Auliya Rachman di Jakarta Pusat, Selasa (30/4).
Baca juga : Zero-Dose Imunisasi Anak Ditargetkan Berkurang 25% pada 2024
Masyarakat perlu memahami dan tidak mudah termakan berita bohong terkait imunisasi. Mitos yang selama ini menghantui masyarakat adalah jika imunisasi anak bisa meninggal, reaksi imunisasi justru melemahkan kondisi anak, dan berbagai minsinformasi lainnya.
Alfi menjelaskan yang perlu dipahami masyarakat adalah tidak terdapat data yang menunjukkan bahwa kombinasi imunisasi dapat meningkatkan kematian bayi mendadak atau SIDS (Sudden Infant Death Syndrome). Kemudian vaksin itu aman, reaksi vaksin bersifat minor dan sementara, seperti nyeri pada tempat penyuntikan atau lengan atau demam ringan. Tidak menyebabkan kerugian dan efek samping jangka panjang yang belum diketahui.
"Penyakit yang dapat dicegah dengan vaksinasi dapat menyerang kembali apabila program vaksinasi dihentikan. Sementara kebersihan, cuci tangan, dan air bersih dapat membantu melindungi kita dari penyakit infeksi, masih banyak penyakit infeksi yang tetap menyebar seberapa pun bersihnya seseorang," ujar dia.
Baca juga : Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat Harus Jadi Prioritas
Beberapa vaksin dapat memberikan pada waktu yang bersamaan tidak berpengaruh buruk pada sistem imun anak tersebut.
"Tantangan vaksin adalah mitos di masyarakat yang dianggap efek sampingnya panjang atau bisa sebabkan kematian. Padahal tidak ada penelitian vaksin sebabkan kematian. Sehingga vaksin di kambinghitamkan," ungkapnya.
Padahal setiap anak yang yang ingin diberikan imunisasi psati dilakukan pengecekkan oleh dokter baik pemeriksaan saturasi, kondisi badan, dan sebagainya.
"Jika ada misinformasi atau hoaks masyarakat harus cek ulang kembali bisa ditanya ke ahlinya baik dokter atau praktisi kesehatan. Vaksinasi ini harus dilakukan secara berkala dimana masyarakat itu berada," pungkasnya. (Z-10)
Smile Train Indonesia rayakan 100.000 operasi sumbing gratis. Bersama Miss Cosmo 2025 dan RS Hermina Galaxy, perkuat layanan komprehensif bagi anak Indonesia.
Kenali perbedaan campak dan flu Singapura pada anak. Mulai dari pola ruam, penyebab virus, hingga risiko komplikasi serius yang perlu diwaspadai orangtua.
Psikolog Devi Yanti mengingatkan orang tua untuk peka terhadap perubahan perilaku anak di daycare. Simak tanda bahaya dan langkah hukum yang perlu diambil.
Psikolog HIMPSI Devi Yanti membagikan tips bagi orang tua agar anak mau bercerita tentang kegiatannya di daycare melalui pertanyaan terbuka dan media bermain.
Sindrom Turner adalah kelainan kromosom pada janin perempuan. Kenali gejala, risiko komplikasi, hingga langkah penanganan medis untuk optimalkan tumbuh kembang.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja meluruskan hoaks larangan mandi bagi anak yang terkena campak atau cacar. Simak tips memandikannya di sini.
Ketua Perdoski dr. Hanny Nilasari meluruskan mitos virus HPV. Ternyata laki-laki juga berisiko tinggi terkena kanker akibat HPV. Simak faktanya.
Dokter spesialis kandungan dr. Dinda Derdameisya Sp.OG meluruskan mitos menstruasi, mulai dari larangan berenang, minum air es, hingga potong kuku.
Dokter spesialis kandungan dr. Dinda Derdameisya menepis mitos larangan berenang saat menstruasi. Simak fakta medis dan tips menjaga kebersihan saat haid.
Benarkah Tembok Besar Tiongkok terlihat dari luar angkasa? Simak fakta ilmiah dari astronot NASA dan sejarah asal-usul mitos populer ini.
Kandungan fitoestrogen pada kedelai di tempe dituding dapat mengganggu keseimbangan hormon maskulin.
Persepsi ini lahir dari cara pandang lama yang mengabaikan prinsip gizi seimbang. Padahal ukuran kesehatan tidak bisa hanya dilihat dari tampilan fisik semata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved