Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJAGA kesehatan anak pada saat perubahan musim tentunya menjadi perhatian tersendiri bagi orang tua.
Terlebih lagi bagi anak yang aktif dan selalu ingin beraktivitas di luar ruangan.
Hal tersebut dapat membuat anak semakin rentan terserang virus dan bakteri.
Baca juga : Ini Cara Tasya Kamila Atasi Batuk Pilek pada Anak
Untuk menjaganya, orang tua tidak hanya memberi asupan gizi yang cukup saja namun memperhatikan keperluan untuk kesehatan anak.
Tetapi umumnya anak terserang virus flu atau batuk.
Untuk virus tersebut pemulihannya pun membutuhkan waktu yang cukup lama.
Baca juga : Ini Penyebab Anak Jadi Gampang Pilek dan Batuk di Musim Hujan
Cara yang pertama, kalian bisa memberikan uap hangat kepada anak.
Si buah hati bisa menghirup uap hangat tersebut dengan cara berendam atau mandi dengan air hangat.
Uap hangat bisa membuat encer dahak dan anak dapat kembali bernapas lega.
Baca juga : Ini Alasan Anak yang Pilek tidak Boleh Minum Minuman Dingin
Selanjutnya bisa menggunakan minyak esensial.
Caranya, kalian oleskan saja minyak esensial tersebut ke kulit sang anak.
Nantinya si buah hati akan mengirupnya dan pernapasanpun bisa menjadi lega.
Baca juga : Ini yang Harus Orangtua Lakukan Saat Anak Menderita Selesma
Lalu cara yang ketiga bisa mengoleskan pasta kuyit.
Sama seperti minyak esensial, pasta kunyit menyandung zat yang bersifat antiinflamasi.
Maka dari itu jika menghirupnya, bakteri atau virus batuk pada anak akan perlahan menghilang.
Lalu, kalian juga bisa menggunakan pelembab ruangan atau humidifier.
Simpan pelembab ruangan ini di kamar sang anak.
Dengan adanya pelembab ruangan maka batuk si buah hati akan perlahan menghilang.
Selanjutnya kalian bisa meminumkan anak madu atau air hangat.
Air hangat dan madu dipercaya bisa meredakan batuk.
Tak hanya bagi anak-anak saja, hal tersebut selalu dilakukan untuk semua umur.
Lalu usahakan sang anak bisa beristirahat dengan cukup.
Batuk juga karena faktor sang anak kelelahan dan imunitas tubuh menjadi menurun.
Maka dari itu untuk membalikan imunitasnya harus dengan cara beristirahat.
Cara yang terakhir adalah konsultasi atau membawanya ke dokter.
Hal ini dilakukan jika enam cara di atas sudah dilakukan namun belum ada perkembangan.
Bawalah si buah hati ke dokter spesialis anak.
Dari tujuh cara di atas bisa kalian lakukan sendiri di rumah dan melihat perkembangan anak. (Z-12)
Smile Train Indonesia rayakan 100.000 operasi sumbing gratis. Bersama Miss Cosmo 2025 dan RS Hermina Galaxy, perkuat layanan komprehensif bagi anak Indonesia.
Kenali perbedaan campak dan flu Singapura pada anak. Mulai dari pola ruam, penyebab virus, hingga risiko komplikasi serius yang perlu diwaspadai orangtua.
Psikolog Devi Yanti mengingatkan orang tua untuk peka terhadap perubahan perilaku anak di daycare. Simak tanda bahaya dan langkah hukum yang perlu diambil.
Psikolog HIMPSI Devi Yanti membagikan tips bagi orang tua agar anak mau bercerita tentang kegiatannya di daycare melalui pertanyaan terbuka dan media bermain.
Sindrom Turner adalah kelainan kromosom pada janin perempuan. Kenali gejala, risiko komplikasi, hingga langkah penanganan medis untuk optimalkan tumbuh kembang.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja meluruskan hoaks larangan mandi bagi anak yang terkena campak atau cacar. Simak tips memandikannya di sini.
Dokter spesialis anak dr. Lucky Yogasatria ingatkan pentingnya nutrisi dan imunitas hadapi ancaman El Nino Godzilla yang diprediksi BMKG terjadi pada 2026.
Antibiotik tidak selalu diperlukan untuk batuk. Ketahui kapan batuk butuh antibiotik, tanda bahaya, dan cara penanganan yang tepat.
Berbagai penyakit menular yang perlu diwaspadai selain campak. Di antaranya batuk rejan, herpes, difteri, varicella atau cacar air, serta parotitis atau yang lebih dikenal dengan gondongan.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Durasi batuk merupakan indikator paling krusial dalam mendeteksi TB, terutama pada orang dewasa.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan satu anak dengan gizi buruk, satu anak stunting, dan enam anak dengan gizi kurang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved