Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MOMENTUM lebaran identik dengan silaturahmi dan bertemu keluarga, termasuk dengan bayi dan anak kecil. Namun masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati saat berinteraksi dengan bayi guna mencegah penularan penyakit.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, Rury Dewi, mengingatkan masyarakat agar tidak mencium maupun mencubit bayi saat berkunjung pada momen lebaran. Tindakan tersebut dapat meningkatkan risiko penularan virus maupun bakteri kepada bayi.
Menurut Rury, kulit bayi masih sangat sensitif dan mudah mengalami iritasi. Selain itu, kontak langsung seperti mencium atau mencubit juga dapat membuat bayi merasa tidak nyaman bahkan memicu stres.
“Bayi memiliki daya tahan tubuh yang masih berkembang, sehingga lebih rentan terhadap infeksi. Mencium atau mencubit bayi saat bertemu di momen Lebaran sebaiknya dihindari karena dapat meningkatkan risiko penularan virus dan bakteri,” kata Rury dalam keterangannya, Rabu (18/3).
Ia menambahkan, ada berbagai penyakit menular yang perlu diwaspadai selain campak. Di antaranya batuk rejan, herpes, difteri, varicella atau cacar air, serta parotitis atau yang lebih dikenal dengan gondongan.
Melalui imbauan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan anak selama perayaan Lebaran dengan mengurangi kontak langsung yang berisiko menularkan penyakit.
“Lebaran adalah momen bahagia untuk bersilaturahmi, namun kita juga perlu tetap menjaga kesehatan anak-anak. Mari bersama-sama menghindari tindakan yang berpotensi menularkan penyakit dan menjaga kesehatan buah hati kita,” imbuhnya.
Lebih lanjut, jika bayi sakit saat Lebaran, prioritaskan kesehatannya dengan konsultasikan dengan dokter anak untuk penanganan yang tepat, pastikan bayi banyak minum ASI atau susu formula, jaga kebersihan lingkungan sekitar, dan hindari mengajak bayi ke tempat-tempat yang ramai dulu untuk mencegah penyebaran penyakit. (H-2)
Dokter spesialis anak dr. Lucky Yogasatria ingatkan pentingnya nutrisi dan imunitas hadapi ancaman El Nino Godzilla yang diprediksi BMKG terjadi pada 2026.
Antibiotik tidak selalu diperlukan untuk batuk. Ketahui kapan batuk butuh antibiotik, tanda bahaya, dan cara penanganan yang tepat.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Durasi batuk merupakan indikator paling krusial dalam mendeteksi TB, terutama pada orang dewasa.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan satu anak dengan gizi buruk, satu anak stunting, dan enam anak dengan gizi kurang.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon menetapkan empat kecamatan berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) campak.
Kenali perbedaan campak dan flu Singapura pada anak. Mulai dari pola ruam, penyebab virus, hingga risiko komplikasi serius yang perlu diwaspadai orangtua.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja meluruskan hoaks larangan mandi bagi anak yang terkena campak atau cacar. Simak tips memandikannya di sini.
Campak atau Measles merupakan infeksi yang disebabkan oleh Measles virus dan termasuk salah satu penyakit paling menular.
Kasus campak 2026 meningkat. Simak kiat dr. Attila Dewanti cegah penularan campak pada bayi di bawah 9 bulan melalui PHBS dan asupan Vitamin D.
Mitos anak kena campak atau cacar tidak boleh mandi ternyata hoaks. Dokter spesialis kulit jelaskan manfaat mandi dan tips aman bagi anak yang sedang sakit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved