Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa 56% wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau.
Wilayah itu meliputi sebagian besar Aceh, sebagian Sumatra Utara, sebagian Riau, Bengkulu bagian selatan, Sumatra Selatan bagian selatan, Kepulauan Bangka Belitung bagian selatan, sebagian Lampung.
Selain itu Banten, DKI Jakarta, sebagian besar Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Tengah bagian selatan, sebagian Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur bagian selatan, sebagian Gorontalo, Sulawesi Tengah bagian utara, sebagian Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara bagian selatan, sebagian Maluku Utara, dan Papua bagian selatan.
Baca juga : Pemkab Purwakarta kerahkan Relawan Atasi Karhutla
"Secara umum puncak musim kemarau 2023 di sebagian besar wilayah Indonesia akan terjadi pada periode Juli sampai Agustus dengan wilayah zona musim paling banyak terjadi pada bulan Agustus," kata Plt Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Andri Ramdhani, Minggu (2/7).
Ia menyatakan, BMKG memprediksi fenomena El Nino masih terjadi pada semester II tahun 2023 dengan kategori lemah hingga cenderung moderat.
Baca juga : Sejumlah Daerah Perlu Waspada Curah Hujan Rendah Mulai Agustus
Untuk itu, BMKG memberikan sejumlah rekomendasi kepada berbagai pihak. Di antaranya memastikan kapasitas infrastruktur dan sistem tata kelola sumber daya air siap untuk meningantisipasi peningkatan curah hujan.
"Selain itu diharapkan melakukan penataan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan tidak melakukan pemotongan lereng atau penebangan pohon yang tidak terkontrol serta melakukan program penghijauan secara lebih masif," beber dia.
Selain itu, masyarakat pengguna transportasi angkutan penyeberangan perlu meningkatkan kewaspadaan sebagai salah satu adaptasi dan mitigasi kondisi tersebut.
Selain itu diharapkan menggencarkan sosialisasi, edukasi dan literasi secara lebih masif untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian pemerintah daerah, masyarakat serta pihak terkait dalam pencegahan dan pengurangan risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, banjir bandang, angin kencang, puting beliung dan gelombang tinggi. (Z-4)
BPBD menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, mulai dari pemetaan wilayah rawan kekeringan hingga kesiapan distribusi bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak.
BUPATI Siak Afni Zulkifli menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Siak dalam mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menghadapi ancaman Super El Nino tahun 2026.
PEMERINTAH Kabupaten Sumedang mulai melakukan mitigasi menghadapi musim kemarau, khususnya terkait dampaknya pada sektor pertanian.
BERBAGAI langkah antisipatif dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menghadapi ancaman potensi kekeringan dampak kemarau.
KEJADIAN bencana hidrometeorologi di Kabupaten Majalengka mulai berkurang.
KABUPATEN Indramayu diprakiran memasuki musim kemarau mulai akhir April 2026 ini.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan Indonesia mulai memasuki masa transisi dari musim hujan menuju musim kemarau 2026.
Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau saat ini telah melejit 20 kali lipat menjadi 8.555,37 hektare dibanding 2025.
KABUPATEN Penajam Paser Utara (PPU) menyatakan siaga bencana dalam menghadapi dampak fenomena El Nino yang diprediksi puncaknya terjadi pada pertengahan 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved