Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ADA banyak cara dalam merawat kesehatan kulit dan wajah. Di antara sekian banyak metode, salah satu cara terbaik untuk merawat kulit dan wajah adalah dengan pola hidup yang sehat dan teratur.
Dokter spesialis kulit dan kelamin dr Tary Mantra SpDV mengatakan, merawat kesehatan kulit dan wajah bisa dimulai dengan memperbaiki pola hidup terlebih dahulu. Gaya hidup sehat juga harus digiatkan karena akan berpengaruh pada kesehatan kulit.
"Apa saja gaya hidup sehat itu? Nah, untuk menjaga pola hidup sehat, bisa dimulai dengan makan makanan yang seimbang dan bergizi, minum air putih yang cukup, tidur yang cukup, dan rajin berolahraga," jelas Tary.
Anak Wali Kota Denpasar periode 2016-2021 Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra itu lebih jauh menerangkan, meskipun terlihat mudah, menjaga pola hidup sehat justru merupakan hal tersulit.
Baca juga: Polusi Udara di Jakarta Masih Berbahaya bagi Kesehatan
Sederhananya, menjaga pola hidup sehat artinya tidak menyentuh hal-hal yang tidak sehat. Zaman sekarang, kata Tary, rasanya sulit sekali menahan untuk tidak makan makanan cepat saji, makanan berlemak, makanan dan minuman tinggi gula. Padahal, cepat atau lambat apa yang kita konsumsi akan berdampak nyata pada kulit dan wajah.
Hal itulah yang menyebabkan rata-rata masyarakat mengalami permasalahan kulit yang serupa, yaitu eksim (dermatitis). Biasanya, orang yang sudah terkena dermatitis akan sering relaps (kambuh-kambuhan). Karena itu, penting untuk tetap menjaga pola hidup sehat seperti mengonsumsi makanan bergizi, tidur yang cukup, manajemen stress yang baik, dan rajin berolahraga.
"Bagaimana kita harus mengerem keinginan untuk makan junk food terus-menerus, bagaimana kita harus menjaga waktu tidur yang cukup 7-8 jam per hari, belum lagi olahraga yang harus dilakukan rutin." terang Tary.
Baca juga: Ditolak, Persamaan Tembakau dengan Narkoba dalam RUU Kesehatan
Sedangkan untuk permasalahan wajah, dokter yang memiliki nama lengkap Ida Ayu Uttari Priyadarshini itu menyebut flek dan jerawat masih menjadi kasus yang sering ia temui. Untuk permasalahan wajah seperti jerawat dan flek, modalitas terapinya banyak dan tidak bisa instan, jadi perawatannya harus sabar dan telaten.
"Tapi jika permasalahannya sudah tidak wajar, maka bisa langsung konsultasikan ke dokter spesialis, ya," kata Tary yang juga membagikan tips perawatan kulit di Instagram melalui akun @tarymantra_dermatologist.
Selain fokus praktik di rumah sakit daerah dan klinik swasta, Tary juga membuat sebuah brand bersama dua sejawat kedokteran SpDV-nya, dengan nama Etskin pada 2022.
Tary mengatakan Etskin sudah terverifikasi BPOM. Dengan tagline See a Visible Difference In Your Skin Health with Etskin, produk itu bisa digunakan untuk kulit berjerawat, kulit normal, dan kulit kering.
"Selain untuk wajah, produk yang dirilis oleh Etskin juga bisa mengatasi masalah kulit lainnya, seperti dermatitis," ungkap Tary. (Z-6)
Dokter spesialis kulit dr. Arini Astasari Widodo menyarankan perawatan kulit dilakukan 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan makeup menempel sempurna.
Skin booster adalah prosedur perawatan kulit dengan cara menginjeksikan bahan aktif—biasanya berupa Hyaluronic Acid (HA) konsentrasi rendah—ke lapisan dermis kulit.
Dokter spesialis kulit menyarankan perawatan kulit dimulai 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan menghindari risiko iritasi menjelang hari H.
Teknologi ini mengantongi sertifikasi dari dua badan besar dunia, yakni US FDA (Amerika Serikat) dan KFDA (Korea Selatan).
Demam beauty-wellness mendorong tren perawatan estetik, tetapi persoalan kesehatan gigi dan mulut masih menjadi pekerjaan rumah besar.
Bagi Gen Z dan Gen Alpha, hasil yang cepat dan nyata menjadi nilai penting, sejalan dengan ritme hidup mereka yang dinamis.
BEM UPH Medan sukses gelar Spirit Run 2026 di Urban Community Park. Ajang lari 5K ini diikuti 780 peserta sebagai wujud nyata pendidikan holistis.
Studi Herbalife mengungkap 88 persen konsumen Indonesia rutin konsumsi suplemen, namun banyak yang belum memahami dosis aman dan risiko interaksi obat.
Pasar kebugaran digital Tanah Air diproyeksikan melonjak dari US$ 3,8 miliar (2025) menjadi US$ 12,7 miliar (2031).
Penelitian terbaru terhadap 100.000 orang membuktikan bahwa variasi jenis olahraga lebih efektif memperpanjang usia dibandingkan sekadar menambah durasi latihan.
Dalam talkshow bertema Gaya Hidup Sehat untuk Keluarga itu, Lisa menekankan pentingnya merawat keluarga dimulai dari menjaga kesehatan diri sendiri.
Ahli estetika dr. Dewita Kamaruddin memperingatkan munculnya tanda penuaan di usia 20-an akibat gaya hidup buruk. Simak tips perawatannya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved