Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) bersama Kementerian Kesehatan mendapatkan penghargaan sebagai kementerian paling responsif menanggapi petisi yang ada pada platform Change.org. Pada tahun 2021, Kemendikbudristek berhasil menanggapi empat petisi dari 10 petisi yang disampaikan pada platform Change.org.
Empat petisi yang direspon oleh Kemendikbud-Ristek adalah petisi tentang Kampus Merdeka dari Kekerasan Seksual, petisi untuk meminta agar nama ibu tunggal dicantumkan dalam ijazah siswa, petisi untuk meminta diadakannya kurikulum tentang perubahan iklim, dan petisi untuk tidak melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) 100%.
“Kami atas nama Kemendikbud-Ristek mengucapkan terima kasih atas apresisasi yang diberikan Change.org. Tentunya penghargaan yang diberikan ini merupakan suatu motivasi bagi Kemendikbudristek untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat lebih baik lagi,” ujar Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim dalam keterangannya, Kamis (20/1).
Nadiem berharap platform Change.org dapat terus menjadi mitra Kemendikbud-Ristek terutama dalam meningkatkan literasi masyarakat untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik. “Sesuai dengan namanya, Change.org ini merupakan organisasi untuk melakukan perubahan-perubahan ke arah hal yang positif,” tuturnya.
Sementara itu, perwakilan dari Change.Org, Elok Mutia mengapresiasi Kemendikbud-Ristek dan Kemenkes yang telah mendengar dan merespon suara masyarakat melalui petisi yang diberikan oleh Change.org.
“Kami mengapresiasi sekali Kemendikbud-Ristek dan Kemenkes yang telah mendengar dan merespon suara masyarakat melalui petisi. Kami harap ke depan akan lebih banyak lagi pembuat keputusan yang terbuka untuk bekerja sama dan juga aktif merespon suara publik untuk perubahan yang lebih baik,” kata dia.
Elok menuturkan, Change.org merupakan sebuah platform yang terbuka bagi siapa saja yang ingin membuat perubahan. Selain dukungan dari masyarakat luas, hal yang penting dalam terwujudnya sebuah perubahan adalah respon aktif dari pembuat keputusan.
“Itulah mengapa Change.org Indonesia ingin memberikan penghargaan kepada kemendikbudristek dan Kemenkes, yang telah menjadi pembuat keputusan paling responsif di platform change.org selama tahun 2021. Kami percaya bahwa perubahan itu bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk Kementerian,” pungkas Elok. (H-2)
Sidang putusan kasus korupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek dijadwalkan 30 April 2026. Kerugian negara disebut capai Rp2,1 triliun.
Meski demikian, jaksa penuntut umum tetap menuntut Ibrahim dengan hukuman 15 tahun penjara serta uang pengganti sebesar Rp16,9 miliar subsider 7,5 tahun penjara.
Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), sosok Ibrahim Arief alias Ibam, konsultan teknologi sekaligus CTO GovTech Edu, dituding sebagai arsitek utama di balik terpilihnya produk Google
Pendanaan ini diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk mendukung peran CESGS sebagai PUI-PT Bisnis Berkelanjutan.
Saksi proyek pengadaan Chromebook Kemendikbudristek akui raup untung Rp10,2 miliar dan kembalikan Rp5,1 miliar ke Kejagung dalam sidang Tipikor Jakarta.
Nadiem menyampaikan bahwa dirinya tetap siap mengikuti persidangan, meski masih menjalani perawatan medis berdasarkan rekomendasi dokter.
Majelis Hakim Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat membatasi waktu pembuktian bagi terdakwa Nadiem Makarim dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi Chromebook.
Sidang korupsi Chromebook dengan terdakwa Nadiem Makarim ditunda karena pengacara absen dan terdakwa sakit. Ini penjelasan lengkap dari hakim dan jaksa.
Sejak perkara ini mulai disidangkan pada Desember 2025, kesehatannya dilaporkan tidak menentu. Ia juga diketahui sempat menjalani operasi sebelumnya, yang menyebabkan agenda pembacaan
Dalam keterangannya, Nadiem menilai terdapat kejanggalan dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menganggap CDM sebagai sumber kerugian negara.
Ibam yang dikenal sebagai salah satu engineer terbaik Indonesia, itu terancam hukuman total 22 tahun penjara jika tidak mampu membayar uang pengganti tersebut.
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, mengungkapkan bahwa kondisi kesehatannya masih belum stabil di tengah proses persidangan yang tengah ia jalani.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved