Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMUDAHAN akses internet dan semakin meleknya masyarakat dengan literasi digital membuat landskap industri musik berubah. Saat ini, industri musik tidak hanya dikuasai label musik raksasa seperti beberapa dekade lalu.
Dengan semakin terbukanya kesempatan ini, banyak musisi yang memanfaatkan teknologi untuk mempublikasikan karyanya.
Muh Taufik B, Youtuber dan musikus asal Kota Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) yang memiliki spsialisasi sebagai bassist profesional, misalnya, mengaku terbantu dengan platform musik digital yang ada.
Bahkan dirinya merilis single terbaru berjudul Bersamamu di Spotify, Deezeer, Apple Music, Tidal, Youtube Music, Amazon Music, Shazam, dan channel Youtube Muh Taufik B official.
“Kita tahu saat ini kemunculan musik digital menandai adanya sebuah pergeseran musik konvensional. Ke depan, seiring dengan perkembangan zaman maka industri musik semakin maju di era digital dan mau tidak mau kita harus menyesuaikan,” ujarnya dikutip, Rabu (18/8).
Musikus kelahiran 3 Desember 1984 ini mengaku merintis karier di Kota Yogyakarta dengan bergabung bersama Soundre dan d’Fondo.
Ia sudah meluncurkan 1 album bertajuk ‘Antara Jawa dan Mandar’ melalui major label. Namun dengan berkembangnya platform musik digital yang bisa dengan mudah diakses pendengar tanpa melalui label besar, banyak karyanya yang bisa dinikmati publik.
Oleh karena itu, dirinya mendorong musisi-musisi muda untuk memanfaatkan era keterbukaan dan teknologi ini untuk berkarya. Misalnya, dirinya yang hanya belajar musik secara otodidak pun bisa berkarya melalui platform musik digital tersebut.
Saat ini masyarakat lebih mudah mengapresiasi karya, sehingga lebih terbuka peluang untuk terus berkembang.
“Saya memotivasi untuk anak muda, walaupun otodidak teruslah berkarya. Asah kemampuan, penuh semangat dan kreatif dalam berkarya hinga nantinya akan menciptakan sebuah karya yang baik,” tambahnya.
Sembari menceritakan bahwa dengan kreatif dan kontempelasi, anak-anak muda bisa membuat karya berupa lagu yang bisa dipublikasi secara luas dengan platform musik digital.
Seperti single terbarunya yang bercerita tentang seseorang yang merindukan kekasihnya dan ingin selalu bersama. Meskipun terpisah ruang dan waktu, dan banyak melakukan kesalahan, namun sebagai kekasih, tidak ada rasa membenci.
“Inspirasi lagu ini kan berasal dari kisah nyata dan dirasakan pula oleh banyak orang yang sedang menjalin kasih. Jadi semua inspirasi bisa diolah menjadi sebuah karya yang indah, apalagi sekarang media publikasinya banyak tidak harus melalui label rekaman,” pungkasnya. (RO/OL-09)
Nanda Prima kembali dengan single Monolog Dengan Bayangan. Lagu pop ballad R&B ciptaan Roby Geisha ini angkat dilema hubungan yang mulai mendingin.
Winaldy Senna kembali ke industri musik dengan membentuk WAIT. Simak profil personel dan makna mendalam di balik single perdana mereka, Beautiful Lie.
Merayakan 12 tahun berkarya, Beeswax merilis album self-titled yang merangkum evolusi musikal mereka, termasuk kolaborasi apik bersama Dochi Sadega.
Pusakata dan Haddad Alwi merilis lagu kolaborasi berjudul Menghitung. Sebuah karya yang mengajak pendengar merasakan cinta Allah yang melampaui dosa manusia.
Band Asmara merilis single terbaru Belajar Romantis pada 28 April 2026. Sebuah karya matang tentang arti cinta yang jujur dan sederhana.
Ariel NOAH dan Raisa berkolaborasi dalam lagu Senang Dengar Suaramu Lagi untuk OST film Dilan ITB 1997. Simak makna lirik dan detail produksinya di sini.
Studi terbaru Pew Research Center mengungkap alasan di balik penggunaan media sosial oleh remaja. Dari hiburan di TikTok hingga koneksi di Snapchat, simak dampaknya.
Pemerintah Norwegia akan ajukan RUU larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun demi lindungi kesehatan mental dan membatasi pengaruh algoritma pada anak.
Informasi tidak lagi hanya diproduksi oleh jurnalis, tetapi juga oleh influencer yang mengemas isu publik menjadi konten singkat, cepat, dan menarik perhatian.
Penulis Nadhifa Allya Tsana (Rintik Sedu) menilai media sosial kini menjadi platform efektif untuk mendekatkan budaya literasi kepada generasi muda.
KPAI mengapresiasi langkah Meta yang telah menunjukkan kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggara Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas).
Presiden Prabowo Subianto menceritakan pengalamannya menjadi korban deepfake AI yang membuatnya mahir pidato bahasa arab hingga bernyanyi merdu. Simak peringatannya soal bahaya hoaks!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved