Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH kolaborasi menyentuh hati lahir dari pertemuan antara Mohammad Istiqamah Djamad, yang akrab disapa Pusakata, dengan musisi religi legendaris Haddad Alwi. Melalui lagu terbaru berjudul Menghitung, keduanya mengajak pendengar untuk berhenti sejenak dan mulai merasakan kehadiran cinta Sang Pencipta dalam setiap helai napas.
Lahirnya lagu ini bermula dari sebuah obrolan mendalam di suatu siang. Dalam diskusi tersebut, Haddad Alwi melontarkan sebuah pemikiran yang membuat Pusakata terhenyak. Haddad Alwi menekankan bahwa Allah SWT menciptakan manusia sejatinya untuk dibahagiakan. Kasih sayang, pertolongan, dan kelembutan-Nya jauh lebih besar daripada tumpukan dosa yang dilakukan manusia.
"Kenapa kita tidak belajar merasakan cinta-Nya, bukan hanya sekadar mengerti dan memahami bahwa Allah Maha Penyayang, Maha Pengasih, Maha Pengampun, Maha Pemaaf, dan Maha Lembut," ungkap Haddad Alwi sebagaimana diceritakan kembali oleh Pusakata.
Bagi Pusakata, kata "Menghitung" menjadi judul yang paling tepat untuk menggambarkan proses perenungan atas segala nikmat yang sering kali luput dari perhatian. Lagu ini bukan sekadar deretan nada, melainkan sebuah ajakan untuk mensyukuri apa yang dimiliki, apa yang sedang dijalani, hingga apa yang telah terlepas.
Liriknya yang puitis menggambarkan betapa hidup yang sementara ini terus disirami oleh cinta yang selamanya. Pesan utamanya sangat kuat: meski dosa tak terhitung, rahmat Allah mampu melenyapkannya seketika bagi mereka yang mau belajar mencintai-Nya.
| Judul Lagu | Menghitung |
| Tanggal Rilis | 10 April 2026 |
| Pencipta & Penulis Lirik | Mohammad Istiqamah Djamad |
| Vokal Utama | Mohammad Istiqamah Djamad & Haddad Alwi |
| Produser Eksekutif | Haddad Alwi Production |
| Distribusi | Tersedia di semua Digital Service Provider (DSP) |
Proses kreatif lagu ini melibatkan musisi-musisi berbakat untuk menciptakan atmosfer yang tenang dan dalam. Berikut adalah daftar tim di balik layar karya Menghitung:
| Posisi | Nama Musisi/Tim |
|---|---|
| Produser Musik | Pusakata |
| Gitar Nylon & Bass | Mohammad Istiqamah Djamad |
| Klarinet | Eugen Bounty |
| Key & Pads | Daniel Samarkand |
| Studio Rekaman | Haddad Alwi Production (HAP) |
| Mixing & Mastering | Sound Better Music Studio |
| Karya Sampul | Muhammad Haykal |
Lagu Menghitung kini sudah dapat dinikmati di berbagai platform musik digital. Melalui karya ini, Pusakata dan Haddad Alwi berharap pendengar dapat menemukan kedamaian dan lebih banyak bersyukur atas cinta yang dititipkan-Nya dalam setiap langkah hidup.
Nanda Prima kembali dengan single Monolog Dengan Bayangan. Lagu pop ballad R&B ciptaan Roby Geisha ini angkat dilema hubungan yang mulai mendingin.
Winaldy Senna kembali ke industri musik dengan membentuk WAIT. Simak profil personel dan makna mendalam di balik single perdana mereka, Beautiful Lie.
Merayakan 12 tahun berkarya, Beeswax merilis album self-titled yang merangkum evolusi musikal mereka, termasuk kolaborasi apik bersama Dochi Sadega.
Band Asmara merilis single terbaru Belajar Romantis pada 28 April 2026. Sebuah karya matang tentang arti cinta yang jujur dan sederhana.
Ariel NOAH dan Raisa berkolaborasi dalam lagu Senang Dengar Suaramu Lagi untuk OST film Dilan ITB 1997. Simak makna lirik dan detail produksinya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved