Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DORONG kesinambungan sektor pendidikan dan dunia usaha untuk menjawab tantangan sosial dan sektor ekonomi yang meningkat dalam proses pembangunan.
"Meningkatnya tantangan sosial dan ekonomi yang terjadi saat ini harus segera direspons dengan penyiapan sumber daya manusia (SDM) yang benar-benar bisa memenuhi kebutuhan pasar tenaga terampil yang dibutuhkan dunia usaha saat ini dan masa datang," kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/2).
Laporan World Economic Forum (WEF) bertajuk The Global Risks Report 2026 menyebutkan, pada 2026-2028, Indonesia akan dihadapkan pada sejumlah permasalahan utama.
Antara lain, kurangnya kesempatan kerja atau pengangguran di usia muda, meningkatnya permasalahan layanan publik, perlindungan sosial yang tidak memadai antara lain di sektor pendidikan dan infrastruktur, serta kemerosotan ekonomi.
Sementara itu, data BPS per November 2025 mencatat jumlah angkatan kerja Indonesia mencapai 155,27 juta orang, dengan 147,91 juta di antaranya bekerja dan 7,35 juta menganggur.
Menurut Lestari, sejumlah catatan tersebut harus menjadi perhatian bersama para pemangku kebijakan dan masyarakat sehingga langkah-langkah yang dilakukan benar-benar menghadirkan solusi dari permasalahan yang ada saat ini.
Rerie, sapaan akrab Lestari, berpendapat bahwa di tengah perkembangan teknologi yang cepat saat ini dunia usaha membutuhkan tenaga terampil yang mampu beradaptasi secara baik dengan perubahan itu.
Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI mendorong agar institusi pendidikan sejak dini mampu mempersiapkan peserta didik dengan kemampuan beradaptasi dan keterampilan khusus yang dibutuhkan masyarakat
Selain itu, tambah Rerie, komitmen pemerintah pusat dan daerah sangat penting dalam upaya mewujudkan keterhubungan yang berkelanjutan antara sektor pendidikan dan dunia usaha.
Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berpendapat, link and match antara SDM yang dihasilkan proses pendidikan dan kebutuhan dunia usaha harus mampu diwujudkan untuk menjawab tantangan di sektor sosial dan ekonomi yang semakin besar saat ini.
Rerie sangat berharap, semua pihak terkait dapat bergerak bersama untuk mewujudkan SDM nasional yang berdaya saing dan mampu menjawab berbagai tantangan dalam proses pembangunan, demi mewujudkan kesejahteraan yang merata bagi setiap anak bangsa. (*/I-2)
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan seni ukir Jepara bukan sekadar komoditas, tetapi identitas budaya bangsa yang harus diwariskan dan diakui UNESCO.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan bahwa keberhasilan program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur digital, kapasitas tenaga pendidik.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menekankan pentingnya peran institusi pendidikan dalam membangun kepekaan sosial dan menjembatani ilmu pengetahuan dengan kehidupan nyata.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk meningkatkan peran perempuan di era digital dalam pembangunan.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong kesadaran hidup sehat dan penguatan imunisasi guna memperkuat sistem kesehatan nasional menyusul terjadinya peningkatan kasus campak.
Transformasi Dana Indonesiana menjadi Dana IndonesiaRaya dinilai memperkuat ekosistem kebudayaan nasional melalui skema pendanaan yang lebih adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.
Mendikdasmen menegaskan komitmennya dalam menjaga pelaksanaan TKA agar tetap kredibel, transparan, dan berintegritas di seluruh wilayah Indonesia.
WIC Jakarta sukses gelar Konferensi Biennial WCI ke-17. Fokus pada pemberdayaan perempuan, pendidikan, dan pelestarian warisan budaya di era transformasi.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk mengatasi kendala tersebut agar tidak terjadi di tahun berikutnya.
Dalam konteks ini, pendidikan vokasi seharusnya menjadi solusi strategis. Namun untuk memahami bagaimana seharusnya vokasi berfungsi, kita perlu melihat praktik terbaik global.
PRESIDEN Prabowo Subianto menyatakan komitmennya melakukan perbaikan besar-besaran sektor pendidikan, mulai dari renovasi fisik sekolah hingga penguatan kualitas pembelajaran.
President University mengukuhkan tiga Guru Besar baru: Prof. Anton Wachidin, Prof. Erwin Sitompul, dan Prof. Jhanghiz Syahrivar untuk perkuat riset nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved