Prabowo Sebut akan Lakukan Perbaikan Besar-besaran di Sektor Pendidikan

M Ilham Ramadhan Avisena
29/4/2026 14:18
Prabowo Sebut akan Lakukan Perbaikan Besar-besaran di Sektor Pendidikan
Presiden Prabowo Subianto memberikan keterangan pada awak media seusai meninjau fasilitas di SMAN 1 Cilacap, Rabu (29/4).(Dok. Youtube Sekretariat Presiden)

PRESIDEN Prabowo Subianto menyatakan komitmennya melakukan perbaikan besar-besaran sektor pendidikan, mulai dari renovasi sekolah hingga penguatan kualitas pembelajaran berbasis digital.

Pernyataan itu disampaikan usai meninjau fasilitas di SMAN 1 Cilacap, Rabu (29/4). Dalam kunjungannya, Prabowo melihat langsung hasil renovasi yang telah dilakukan, termasuk ruang kelas dan fasilitas sanitasi.

"Ya saya melihat salah satu contoh sekolah yang sudah direnovasi. Kalau tidak salah mereka sudah direnovasi ruang kelas, 7 ruang kelas, 8 kamar mandi, MCK," ujarnya seperti disaksikan dari YouTube Sekretariat Presiden. 

Selain infrastruktur, Prabowo juga menyoroti pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) yang dinilai berjalan baik dan mendapat respons positif dari siswa. Ia menyebut program tersebut membantu kebutuhan sehari-hari pelajar sekaligus mendorong semangat belajar.

"Anak-anak juga bicara ke saya mereka suka dengan MBG, mereka perlu MBG, sangat membantu mereka, menghemat uang mereka. Saya lihat semangat semuanya," katanya.

Menurut Kepala Negara, pendidikan merupakan fondasi utama kemajuan bangsa, sehingga pemerintah akan terus meningkatkan investasi di sektor ini. Ia menekankan pentingnya memastikan setiap anak Indonesia memperoleh pendidikan berkualitas sekaligus kesiapan memasuki dunia kerja.

"Sekolah adalah sangat penting, pendidikan adalah kunci kebangkitan bangsa kita. Saya akan menaruh perhatian dan saya akan investasi besar-besaran di bidang pendidikan untuk masa depan kita semuanya," tuturnya. 

Dalam hal target renovasi, Prabowo menyebut jumlah sekolah yang diperbaiki akan meningkat signifikan. Setelah sebelumnya sekitar 17 ribu sekolah direnovasi, tahun ini ditargetkan mencapai 70 ribu sekolah, bahkan lebih dari 100 ribu pada tahun berikutnya.

Ia berharap seluruh sekolah di Indonesia yang berjumlah sekitar 288 ribu dapat diperbaiki paling lambat pada 2028. Namun, perbaikan tidak hanya berhenti pada aspek fisik.

Prabowo juga mendorong penguatan kualitas pembelajaran melalui digitalisasi kelas. Ia menargetkan setiap sekolah memiliki fasilitas smart class dengan layar digital serta materi pembelajaran berbasis perangkat lunak yang dapat diakses berulang.

Lebih jauh, pemerintah berencana membangun studio pusat di Jakarta untuk menghadirkan pengajaran dari guru-guru terbaik, termasuk penutur asli bahasa asing. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan bahasa siswa sejak dini.

"Kita mau tambah anak-anak kita bisa bahasa Inggris, Mandarin, dan beberapa bahasa asing, mulai dari SD," pungkas Prabowo. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya