Lestari Moerdijat: Lindungi Perempuan dari Kekerasan Digital demi Perkuat Pembangunan

mediaindonesia.com
20/4/2026 15:54
Lestari Moerdijat: Lindungi Perempuan dari Kekerasan Digital demi Perkuat Pembangunan
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat.(Dok. MPR RI)

WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan bahwa peningkatan peran perempuan di era digital dalam pembangunan nasional harus dibarengi dengan literasi digital dan sistem perlindungan yang kuat. 

Meski digitalisasi membuka peluang ekonomi besar bagi 37 juta pelaku UMKM perempuan, ancaman Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) yang melonjak 35% sepanjang 2025 menjadi tantangan serius yang memerlukan kolaborasi lintas sektor.

"Revolusi digital saat ini sejatinya membuka peluang ekonomi besar bagi perempuan Indonesia, namun di saat bersamaan ancaman kekerasan berbasis gender online (KBGO) yang dihadapi perempuan terus meningkat. Hal ini harus menjadi perhatian serius semua pihak," kata Lestari dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/4).

Data Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) pada 2025 menunjukkan sebanyak 64,5 persen atau sekitar 37 juta pelaku UMKM di Indonesia merupakan perempuan.

Namun demikian, Komnas Perempuan mencatat terdapat 8.543 pengaduan kasus KBGO sepanjang 2025, meningkat 35 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Lestari yang akrab disapa Rerie menilai peningkatan partisipasi perempuan dalam sektor UMKM berbasis digital merupakan langkah strategis dalam mendorong peran aktif perempuan dalam pembangunan.

Meski demikian, ia menekankan bahwa upaya tersebut harus diiringi dengan peningkatan literasi digital serta penerapan sistem perlindungan yang memadai bagi perempuan dan anak di ruang digital.

Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI itu menilai keterlibatan berbagai pemangku kepentingan sangat penting dalam menciptakan ekosistem digital yang aman dan produktif.

"Kolaborasi pemerintah, swasta, komunitas, dan masyarakat bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk menciptakan lingkungan yang aman, serta meningkatkan peran perempuan Indonesia dalam proses pembangunan," ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan partisipasi perempuan dalam pembangunan merupakan bagian penting dalam mencetak generasi masa depan yang sehat dan berdaya saing. (I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya