Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA tengah berupaya mengajukan seni ukir Jepara sebagai warisan budaya dunia ke UNESCO. Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengingatkan perlunya transmisi pengetahuan yang terdokumentasi dengan baik dari para maestro kepada generasi penerus.
"Dalam konteks Jepara, saat ini sedang berupaya mengajukan seni ukir Jepara sebagai warisan budaya dunia ke UNESCO. Dalam hal itu, diperlukan transmisi pengetahuan mengukir yang terdokumentasi dengan baik dari maestro kepada generasi penerus," kata Lestari.
Hal itu disampaikan Lestari saat membuka diskusi daring bertema Menciptakan Maestro Seni Ukir Kelas Dunia yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu (29/4).
Diskusi yang dimoderatori Eva Kusuma Sundari itu menghadirkan Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan RI, Restu Gunawan, Kurator Seni Nano Warsono, Kurator Seni Suwarno Wisetrotomo, serta Pengamat Seni Ukir Arif Akhyat.
Menurut Lestari yang akrab disapa Rerie, Indonesia memiliki kekayaan seni dan budaya yang melahirkan banyak maestro dengan karya diakui dunia.
Namun tantangan saat ini adalah memastikan jejak sejarah dan pengetahuan seni ukir dapat diwariskan kepada generasi penerus secara berkelanjutan.
Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI menilai modernisasi tetap diperlukan dalam pengembangan seni ukir Jepara, tetapi tanpa menghilangkan makna budaya di dalamnya.
Ia mendorong semua pihak ikut menjaga agar nilai seni dan budaya warisan leluhur tetap dipahami generasi mendatang.
Restu Gunawan mengatakan pemerintah terus mendorong berbagai kekayaan seni dan budaya Nusantara untuk memperoleh pengakuan dunia melalui UNESCO.
Menurutnya, pemerintah tengah melakukan berbagai upaya pencatatan budaya melalui mekanisme single nomination, joint nomination, hingga extension.
Restu menilai pemerintah memiliki dua peran utama dalam melahirkan maestro seni dan budaya, yakni pengembangan sumber daya manusia serta edukasi masyarakat agar memiliki pemahaman budaya yang baik.
“Tanpa pemahaman masyarakat tentang seni dan budaya yang baik, tidak ada yang mampu mengapresiasi karya para maestro,” ujar Restu.
Ia juga menyebut pemerintah menerapkan sistem pendataan kebudayaan terpadu guna membangun ekosistem seni budaya yang lebih terintegrasi.
Kurator seni Suwarno Wisetrotomo berpendapat seorang maestro berada pada level pengabdian penuh terhadap karya dan profesinya.
Menurut dia, lahirnya maestro membutuhkan dukungan ekosistem seni yang sehat dan keterlibatan banyak pihak.
“Kita tidak bisa berharap memiliki banyak maestro seni di tanah air, tanpa membangun ekosistem seni yang baik di tanah air yang membutuhkan keterlibatan semua pihak,” ujar Suwarno.
Sementara itu, Nano Warsono menilai pembahasan seni ukir saat ini tidak hanya terkait seni, tetapi juga berkaitan dengan kebutuhan ekonomi yang realistis.
“Ekosistem yang sehat dan berkelanjutan harus mampu diwujudkan dalam upaya pengembangan seni ukir di tanah air,” kata Nano.
Pengamat seni ukir Arif Akhyat menambahkan diperlukan grand design pengembangan seni budaya nasional agar langkah pelestarian lebih terarah dan tepat sasaran.
“Dalam konteks lahirnya maestro, negara jangan hanya mau ‘memanen’, tetapi mengabaikan langkah ‘memupuk’ dan ‘merawat’-nya,” ujar Arif.
Wartawan senior Saur Hutabarat juga menilai maestro merupakan sosok yang telah melewati dimensi teknis, seni, dan filosofis.
"Bila seorang maestro ukir bisa dihasilkan di masa depan, lalu bagaimana kita bisa memperkirakan orang yang berpotensi menjadi maestro di masa depan?" ujar Saur.
Ia mengusulkan konsep padepokan seperti pada seni tari diterapkan untuk melahirkan maestro seni ukir di masa depan.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan bahwa keberhasilan program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur digital, kapasitas tenaga pendidik.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menekankan pentingnya peran institusi pendidikan dalam membangun kepekaan sosial dan menjembatani ilmu pengetahuan dengan kehidupan nyata.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk meningkatkan peran perempuan di era digital dalam pembangunan.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong kesadaran hidup sehat dan penguatan imunisasi guna memperkuat sistem kesehatan nasional menyusul terjadinya peningkatan kasus campak.
Transformasi Dana Indonesiana menjadi Dana IndonesiaRaya dinilai memperkuat ekosistem kebudayaan nasional melalui skema pendanaan yang lebih adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved