Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Investasi/ Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa kondisi ekonomi global saat ini belum benar-benar pulih. Mulai dari pegang dagang, pandemi, hingga konflik atau pegang telah memperburuk situasi ekonomi di hampir semua negara.
Kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian itu lantas berdampak krisis di berbagai negara. Tidak heran, kata Bahlil, ada sekitar 95% mengajukan pinjaman dari International Monetary Fund (IMF), yang disebutnya sebagai pasien IMF.
"Kita tahu ekonomi global tidak sedang baik-baik saja. Bapak/ibu semua kondisi tidak baik-baik saja. Saudara 95 negara yang menjadi pasien IMF, sudah 95 negara dan ini menjadi lampu kuning bagi kondisi ekonomi global," ujarnya dalam acara The 1st HIPMI Womenpreneur Conference, Selasa (30/7).
Baca juga : IMF dan Bank Dunia Peringatan Perang Gaza dan Serangan di Laut Merah Membayangi Ekonomi Global
Dijelaskannya, kondisi tersebut berawal dari panasnya hubungan dagang atau perang dagang antara China dan Amerika Serikat dimulai tahun 2016. Perang dagang belum usai, muncul pandemi covid-19 yang melanda hampir semua negara.
"Itu pandemi belum selesai yang membuat konsensus global, perang Ukraina-Rusia tambah membuat galau semua. Perang Rusia-Ukraina belum selesai perang di Timur Tengah Palestina-Israel. Akhirnya apa pertumbuhan ekonomi global di bawah 3% dan itu sudah dikoreksi," ucapnya.
Meski demikian, kata Bahlil, Indonesia menjadi salah satu negara yang mampu melewati tantangan ekonomi global tersebut. Menurutnya, ekonomi Indonesia masih bisa tumbuh positif di masa-masa sulit tersebut.
"Dari sekian tantangan Indonesia mempunyai harapan kenapa 2023 pertumbuhan ekonomi kita masih 5% lebih dengan inflasi di angka 2% . Pertumbuhan ekonomi kita ada pertumbuhan ekonomi terbaik di dunia dalam negara G20," jelasnya.
Salah satu faktor pendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah instrumen investasi. Pemerintah terus mendorong peningkatan investasi melalui berbagai kebijakan. Bahkan saat ini investasi di Indonesia cukup merata alias tidak hanya berpusat di Pulau Jawa saja. (Z-6)
Analisis mengungkap krisis Timur Tengah picu kerugian global US$1 triliun. Di sisi lain, perusahaan minyak raup laba besar di tengah kemiskinan dunia.
DPR menolak wacana PPN jalan tol. Kebijakan dinilai berpotensi menambah beban masyarakat di tengah kenaikan harga BBM.
Presiden Tiongkok Xi Jinping memperingatkan runtuhnya tatanan internasional. Simak dampak geopolitik terhadap portofolio investasi dan aset alternatif.
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez kunjungi Tiongkok untuk perkuat dagang di tengah ketegangan dengan AS. Spanyol dipandang sebagai gerbang strategis ke pasar global.
Wakil Ketua Umum (WKU) Koordinator Bidang Luar Negeri Kadin Indonesia James T. Riady menyoroti dinamika global yang semakin tidak menentu dan menuntut dunia usaha untuk lebih adaptif.
Sinkronisasi pandangan antara pemberi kerja dan buruh merupakan syarat mutlak dalam menghadapi tekanan ekonomi saat ini.
DANA Moneter Internasional (IMF) memperkirakan ada 12 negara akan mengajukan program pinjaman mengatasi lonjakan harga energi dan gangguan rantai pasokan oleh perang di Timur Tengah
INDONESIA menegaskan kinerja ekonomi yang berdaya tahan di tengah berbagai krisis. Kinerja ekonomi RI tersebut dinilai memperkuat kepercayaan para pelaku usaha AS di Asia Tenggara.
MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, setelah melakukan pertemuan dengan IMF, World Bank, dan investor asing, aliran dana asing akan mengucur ke Indonesia.
IMF menyatakan kekhawatiran serius terhadap gangguan rantai pasokan global akibat terhentinya lalu lintas di Selat Hormuz, yang merupakan jalur vital distribusi energi dunia.
Rangkaian pertemuan ini memperkuat keyakinan investor Indonesia tidak hanya berdaya tahan, tetapi juga semakin adaptif dan kredibel.
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (5/2).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved