Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT ASABRI (Persero) terus meningkatkan kualitas pelayanan dengan terus menerus mengikuti perkembangan teknologi yang sangat cepat akan perubahannya.
Pada hari ini atau Kamis (25/3), ASABRI meluncurkan sebuah fitur baru yaitu Kartu Tanda Peserta ASABRI Elektronik atau yang disingkat dengan KTPA-E di Jakarta.
Acara peluncuran KTPA-E ini dilakukan dengan cara virtual secara live melalui akun Youtube resmi ASABRI (ASABRI Official).
Dalam acara launching ini diadakan talkshow yang dipandu oleh Ika B. Shalihah sebagai host dan Edison Sianipar sebagai narasumber, dalam kegiatan ini Serda I Putu Randu (Mabes TNI AL) dan Briptu Vanesha (Polri) juga memeriahkan acara ini sebagai bintang tamu dan sebagai perwakilan dari peserta ASABRI.
Dalam acara launching, Edison Sianipar (Kadiv Kepesertaan) menjelaskan,“KTPA adalah Kartu Tanda Peserta Asabri yang berfungsi sebagai identitas kepesertaan bahwa peserta telah terdaftar di ASABRI secara sah. KTPA ini juga merupakan salah satu persyaratan pengajuan hak atau manfaat ASABRI.”
KTPA ini telah diterbitkan sejak tahun 1971, saat ASABRI berdiri. KTPA berlaku untuk peserta ASABRI yang terdiri dari seluruh prajurit TNI, anggota POLRI, ASN di lingkungan Kementerian Pertahanan (yang mencakup Kemhan, Mabes TNI, TNI AD,TNI AL,TNI AU) serta ASN POLRI. Saat itu KTPA masih berbentuk kartu fisik.
Sejak Maret 2021, Kartu Tanda Peserta Asabri Elektronik (KTPA-E) telah diresmikan dan dapat diakses oleh seluruh peserta ASABRI baik aktif maupun pensiun, melalui Aplikasi ASABRI Mobile yang telah diluncurkan pada Juni 2020.
Aplikasi ASABRI Mobile dapat diakses oleh seluruh peserta, baik peserta aktif maupun purnawirawan. Untuk dapat menggunakan aplikasi ini peserta dapat mengunduhnya melalui playstore di android.
Pada Aplikasi ASABRI Mobile peserta dapat melihat KTPA-E mereka pada menu KTPA-E di halaman utama. Selain itu peserta juga dapat menyimpan softcopy KTPA mereka sehingga KTPA-E ini selalu ada pada masing-masing peserta. Hal ini tentu menjadikan prosedur KTPA menjadi lebih praktis.
Peserta tidak perlu khawatir lagi kehilangan KTPA-nya dan mengajukan KTPA Pengganti di Kantor Cabang ASABRI. Karena KTPA-E selalu menempel pada akun setiap peserta.
Prioritas peserta merupakan hal utama bagi ASABRI kami akan terus menerus melakukan inovasi agar peserta kami dapat selalu fokus dan nyaman selama bertugas maupun saat purna tugas. (RO/OL-09)
PERENCANAAN warisan kian menjadi perhatian nasabah segmen affluent dan high net-worth (HNW), seiring meningkatnya kebutuhan akan pengelolaan aset yang tidak hanya bernilai.
Melalui pendekatan digital at heart with human touch, pihaknya menempatkan nasabah sebagai pusat dari setiap langkah transformasi yang dijalankan perusahaan.
Bagi driver ojol peserta asuransi Perisai, biaya pengobatannya akan ditanggung sepenuhnya, apabila mengalami kecelakaan kerja. Asuransi ini berlaku di semua rumah sakit (RS) Indonesia.
BRI Life dan BRI bersinergi dalam Wealth and Tax Excellence 2026 untuk edukasi pengelolaan aset, pajak, dan asuransi bagi perencanaan keuangan berkelanjutan.
Dunia otomotif tidak hanya soal hobi dan prestasi, tetapi juga sarat risiko yang menuntut perlindungan menyeluruh.
Inovasi digital menjadi salah satu upaya perusahaan untuk tetap berdaya saing di industri asuransi.
Serangan terhadap personel yang menjalankan mandat tersebut dinilai bertentangan dengan ketentuan internasional yang berlaku.
zat kimia yang digunakan empat oknum prajurit TNI untuk menyerang Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus yakni campuran air aki bekas dan pembersih karat
Awalnya, hakim bertanya soal Edi yang disebut juga terkena cairan saat menyiram Andrie Yunus. Kemudian, saat hakim menanyakan mana Terdakwa I, Edi tampak melamun.
Empat personel TNI didakwa melakukan penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. Motifnya demi memberi efek jera karena dinilai melecehkan institusi.
Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus terungkap di sidang. Oditur menyebut motif dendam terkait isu revisi UU TNI dan narasi antimiliterisme.
Pihaknya telah melakukan serangkaian langkah sejak pertengahan Maret untuk mendalami kasus tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved