Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Republik Indonesia Joko Widodo menginginkan agar pemerintah dapat bekerja sama dengan pelaku usaha untuk dapat menghadapi gejolak ekonomi global, salah satunya dengan meningkatkan investasi dan ekspor yang merupakan kunci dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi.
Sebagai langkah nyata dalam mewujudkan arahan Presiden Jokowi tersebut, pada Jumat (01/11), Bea Cukai Tasikmalaya hadiri penandatanganan kesepakatan bersama pengembangan ekonomi daerah yang bertempat di Koperasi Produsen Mitra Kelapa Pangandaran.
Hal tersebut juga menandai dukungan Bea Cukai Tasikmalaya dalam memberikan pelayanan ekspor perdana cocopeat block dari Koperasi Produsen Mitra Kelapa Pangandaran ke Jepang.
“Cocopeat block atau serbuk sabut kelapa merupakan serbuk sisa pengolahan penguraian sabut kelapa yang dicetak berbentuk kubus. Cocopeat block ini memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi dan sering dimanfaatkan oleh perusahaan pembuat karbon baterai atau juga sebagai media tanam," ungkap Kepala Kantor Bea Cukai Tasikmalaya, Noviandi.
"Pengguna terbesar produk ini adalah Korea Selatan, selain itu pasar China dan Jepang juga sangat menjanjikan. Terbukti hari ini Koperasi Produsen Mitra Kelapa Pangandaran melaksanakan ekspor perdana ke Jepang, tepatnya Yokohama dan Nagoya,” kata Noviandi.
Ia juga menyatakan bahwa Bea Cukai telah menyediakan berbagai fasilitas fiskal guna mendukung kemudahan dan peningkatan ekspor. Beberapa fasilitas tersebut di antaranya adalah kemudahan impor tujuan ekspor (KITE) dan KITE industri kecil dan menengah (IKM), kawasan berikat (KB), pusat logistik berikat, dan gudang berikat.
“Tidak hanya menyediakan fasilitas fiskal, untuk semakin mendorong terciptanya peningkatan ekspor kami juga terus meningkatkan layanan kemudahan berusaha dengan cara melakukan simplifikasi persyaratan untuk mendapatkan fasilitas KB dan KITE serta memperoleh nomor pokok pengusaha barang kena cukai, dan dalam melakukan registrasi kepabeanan Bea Cukai juga telah menggagas perizinan online terintegrasi dengan sistem online single submission (OSS) yang tentunya akan meningkatkan efisiensi waktu dan biaya bagi para pelaku usaha,” papar Noviandi.
Upaya ini, menurut Noviandi, merupakan salah satu langkah pemerintah agar ke depannya para pelaku usaha dapat memanfaatkan fasilitas yang telah diberikan pemerintah melalui Bea Cukai agar ekspor nasional peningkatan ekspor nasional dapat terwujud. (OL-09)
Upaya memperluas literasi dan inklusi pasar modal di Indonesia terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah, regulator, dan pelaku industri.
Di tengah dinamika pasar keuangan, kolaborasi antara manajer investasi dan perbankan menjadi langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap instrumen investasi yang aman.
Kemudahan akses investasi saat ini perlu dibarengi pemahaman yang cukup agar masyarakat tidak salah langkah.
Upaya memperkuat literasi dan inklusi keuangan nasional kembali digencarkan melalui penyelenggaraan Road to Pekan Reksa Dana 2026 yang diinisiasi OJK, BEI dan pelaku industri pasar modal.
PT Maybank Asset Management Indonesia (PT MAM), perusahaan manajer investasi yang merupakan bagian dari Maybank Group, meluncurkan tiga produk reksa dana baru.
PT MAM, perusahaan manajer investasi yang merupakan bagian dari Maybank Group, meluncurkan tiga produk reksa dana baru yang akan dipasarkan melalui PT Bank Maybank Indonesia Tbk.
Upaya penyelundupan hampir 40 ribu benih lobster di Bandara Juanda berhasil digagalkan. Pelaku gunakan modus baru dengan handuk basah, nilai mencapai Rp1 miliar.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama melakukan kunjungan kerja ke sejumlah kantor wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita enam barang dari Direktur Utama PT Sinkos Multimedia Mandiri, Faizal Assegaf, dalam penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Bea Cukai.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan dengan menyita sejumlah barang bukti.
KPK sedang mengevaluasi alasan ketidakhadiran para pengusaha tersebut pada pemanggilan pertama.
Kasus dugaan korupsi cukai yang menyeret oknum di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan (DJBC Kemenkeu) dinilai menjadi momentum penting.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved