Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BERDASARKAN penelitian, anak yang dekat dengan guru justru cenderung mengalami kesulitan dalam hubungan mereka dengan sang ibu. Hal itu biasanya terjadi pada anak prasekolah. Lalu apakah hal itu juga berlanjut saat anak menginjak sekolah dasar? Ternyata iya, mereka cenderung gelisah, pendiam, dan pemalu.
Begitulah riset yang baru-baru ini dilakukan peneliti di the NYU Steinhardt School of Culture, Education, and Human Development.
"Penelitian kami menunjukkan bahwa guru prasekolah berpotensi untuk memainkan peran penting bagi anak-anak yang cenderung punya ketergantungan pada guru," kata ketua peneliti Robin Neuhaus seperti dikutip sciencedaily.
Menurutnya, guru prasekolah bisa lebih berperan mengatasi persoalan tersebut yakni dengan mendorong anak untuk lebih berani mengeksplorasi.
"Dengan sikap hangat, mendukung, dan mendorong anak untuk eksplorasi, guru prasekolah mungkin dapat menyiapkan anak untuk bisa bergumul dengan kecemasan di jenjang sekolah dasar."
Para peneliti menganalisis data dari 769 anak-anak yang dikumpulkan National Institute of Health's Eunice Kennedy Shriver National Institute of Child Health and Human Development. Neuhaus dan peneliti lain mencermati pola ikatan ibu-anak dari keluarga di seluruh Amerika Serikat.
Data diambil sejak anak berusia 36 bulan, 54 bulan, hingga mereka duduk di sekolah dasar kelas satu, tiga, dan lima. Peneliti memasukkan berbagai variabel riset seperti ketergantungan, kedekatan, konflik, dan perilaku lain antara anak dan ibu, serta perilaku anak dengan guru.
"Hasil pemodelan multilevel menunjukkan bahwa perilaku lekat dengan guru prasekolah berkaitan dengan peningkatan tingkat kecemasan ketika anak-anak di kelas lima. Secara parsial, perilaku lekat juga memediasi kesulitan hubungan antara anak dan ibu," lanjut Neuhaus.(M-4)
Smile Train Indonesia rayakan 100.000 operasi sumbing gratis. Bersama Miss Cosmo 2025 dan RS Hermina Galaxy, perkuat layanan komprehensif bagi anak Indonesia.
Kenali perbedaan campak dan flu Singapura pada anak. Mulai dari pola ruam, penyebab virus, hingga risiko komplikasi serius yang perlu diwaspadai orangtua.
Psikolog Devi Yanti mengingatkan orang tua untuk peka terhadap perubahan perilaku anak di daycare. Simak tanda bahaya dan langkah hukum yang perlu diambil.
Psikolog HIMPSI Devi Yanti membagikan tips bagi orang tua agar anak mau bercerita tentang kegiatannya di daycare melalui pertanyaan terbuka dan media bermain.
Sindrom Turner adalah kelainan kromosom pada janin perempuan. Kenali gejala, risiko komplikasi, hingga langkah penanganan medis untuk optimalkan tumbuh kembang.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja meluruskan hoaks larangan mandi bagi anak yang terkena campak atau cacar. Simak tips memandikannya di sini.
Penelitian terbaru mengungkap sensasi "mistis" di gedung tua sering kali disebabkan oleh infrasonik dari pipa dan ketel uap, bukan makhluk halus.
Studi terbaru mengungkap ingatan manusia tidak akurat dalam melacak konsumsi alkohol. Simak mengapa catatan harian lebih efektif dibanding kuesioner medis biasa.
DI tengah tuntutan efisiensi dan produktivitas, perusahaan semakin mengandalkan pendekatan berbasis data dalam mengelola sumber daya manusia (SDM).
Pendekatan yang terlalu keras atau sepihak untuk membatasi penggunaan medsos justru berisiko membuat anak memberontak.
Studi PISA dan data global menunjukkan kemampuan kognitif Gen Z menurun di beberapa aspek. Apa penyebabnya dan keunggulannya?
Mengapa emosi bisa berujung kekerasan? Psikolog UGM & UI jelaskan peran Amigdala vs Prefrontal Cortex serta cara mencegah perilaku impulsif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved