Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA eksplorasi Mars oleh Eropa kembali mendapatkan momentum setelah NASA menyatakan dukungan terhadap kelanjutan misi rover milik European Space Agency yang sempat tertunda selama beberapa tahun. Keputusan ini membuka kembali peluang peluncuran misi dalam jendela waktu berikutnya.
Misi yang dimaksud adalah ExoMars Rosalind Franklin rover, bagian dari program ExoMars yang bertujuan mencari tanda-tanda kehidupan masa lalu di Mars. Rover ini awalnya dijadwalkan meluncur pada 2022 melalui kerja sama dengan badan antariksa Rusia, namun rencana tersebut dihentikan akibat perubahan situasi geopolitik global.
Setelah penundaan, ESA harus mencari mitra baru untuk menggantikan peran sebelumnya, terutama dalam penyediaan sistem peluncuran dan pendaratan. Dukungan dari NASA kini mencakup kontribusi teknis penting, termasuk komponen sistem pendaratan serta sumber energi berbasis radioisotop yang memungkinkan rover tetap beroperasi dalam kondisi ekstrem di permukaan Mars.
Menurut ESA, peluncuran misi ini diperkirakan dapat dilakukan pada 2028, dengan target pendaratan pada awal dekade 2030-an. Jadwal tersebut disesuaikan dengan jendela peluncuran optimal yang terjadi setiap sekitar 26 bulan, saat posisi Bumi dan Mars berada pada konfigurasi yang memungkinkan perjalanan lebih efisien.
ExoMars Rosalind Franklin rover dirancang dengan kemampuan pengeboran hingga kedalaman dua meter di bawah permukaan Mars. Kedalaman ini dinilai penting untuk mencari molekul organik yang mungkin terlindungi dari radiasi, sehingga berpotensi menyimpan jejak kehidupan mikroba purba.
Keterlibatan NASA menjadi faktor krusial mengingat pengalaman panjang lembaga tersebut dalam misi Mars, termasuk melalui Mars Science Laboratory dan Mars 2020 Perseverance. Kolaborasi ini diharapkan meningkatkan peluang keberhasilan misi yang sebelumnya menghadapi berbagai tantangan teknis.
Selain aspek ilmiah, kerja sama ini juga mencerminkan pentingnya kolaborasi internasional dalam eksplorasi luar angkasa. Kompleksitas teknologi dan besarnya biaya membuat kemitraan antar lembaga menjadi kunci dalam mewujudkan misi ambisius seperti eksplorasi Mars.
Kembalinya dukungan NASA menandai babak baru bagi ambisi Eropa di Mars. Setelah sempat terhenti, kini jalan menuju peluncuran kembali terbuka, membawa harapan baru untuk mengungkap misteri kehidupan di planet tetangga Bumi tersebut. (European Space Agency (ESA)/NASA Mars Exploration Program/SpaceNews/Nature AstronomyMars/Z-2)
NASA mempercepat ambisi ke Bulan lewat proyek MoonFall. Empat drone "hopper" akan dikirim untuk memetakan Kutub Selatan Bulan sebelum pendaratan astronot 2028.
Keempat astronot yang terdiri dari Reid Wiseman sebagai komandan, Victor Glover sebagai pilot, serta Christina Koch dan Jeremy Hansen.
Rover Curiosity NASA menemukan molekul organik kompleks di Kawah Gale, Mars. Temuan ini memperkuat kemungkinan adanya bahan penyusun kehidupan di masa lalu.
Asteroid Apophis akan melintas dekat Bumi pada 13 April 2029. NASA memastikan aman, sekaligus jadi peluang langka untuk penelitian kosmik.
NASA telah resmi mengumumkan penugasan empat kru dari tiga agen antariksa berbeda untuk menjalankan misi SpaceX Crew-13.
Badan Antariksa Eropa (ESA) membuka proyek sains warga Space Warps. Publik diajak mencari lensa gravitasi langka dalam data Teleskop Euclid yang belum pernah dipublikasikan.
Asteroid 99942 Apophis akan melintas sangat dekat ke Bumi pada 13 April 2029. NASA memastikan tidak ada ancaman tabrakan dalam 100 tahun ke depan.
Hubble merilis citra terbaru Nebula Trifid (M20) dengan detail luar biasa. Gambar ini mengungkap proses kelahiran bintang di galaksi Bimasakti.
Ilmuwan selidiki bercak gelap raksasa di Utopia Planitia, Mars, yang terus meluas selama 50 tahun. Apakah ini bukti aktivitas geologis atau sekadar angin?
Foto terbaru ESA mengungkap bercak abu vulkanik di Mars yang terus merayap sejauh 6,5 km per tahun. Apa penyebab fenomena misterius di Utopia Planitia ini?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved