Misteri Bayangan Raksasa di Mars: Fenomena Utopia Planitia selama 50 Tahun

Nadhira Izzati A
22/4/2026 20:32
Misteri Bayangan Raksasa di Mars: Fenomena Utopia Planitia selama 50 Tahun
Mineral vulkanik berwarna gelap terus menerus menutupi lebih banyak wilayah di cekungan Utopia Planitia di Mars.(Dok. ESA/DLR/FU Berlin)

SEBUAH fenomena misterius telah menarik perhatian para ilmuwan selama lima dekade terakhir di permukaan planet Mars. Sebuah bercak gelap raksasa terlihat terus bergerak dan meluas melintasi Utopia Planitia, sebuah cekungan besar di belahan utara planet merah tersebut.

Struktur yang tampak samar ini sebenarnya adalah sepetak tanah yang tertutup abu dan batuan vulkanik, seperti olivin dan piroksen, dari letusan kuno jutaan tahun lalu saat Mars masih aktif secara geologis. Terletak di dataran seluas 3.300 kilometer, material vulkanik ini menjadi saksi masa lalu planet tersebut sebelum akhirnya dianggap mati secara geologis.

Ekspansi Signifikan Sejak Misi Viking

Data terbaru yang diambil oleh Badan Antariksa Eropa (ESA) melalui pengorbit Mars Express pada 2024 menunjukkan bahwa area gelap ini telah berkembang secara signifikan sejak pertama kali difoto oleh wahana Viking milik NASA pada tahun 1976.

Berdasarkan analisis gambar, batas selatan dari medan gelap ini telah bergeser setidaknya 200 mil atau sekitar 320 kilometer lebih jauh ke arah selatan selama 50 tahun terakhir. Hal ini menunjukkan laju ekspansi rata-rata sekitar empat mil atau 6,5 kilometer per tahun.

Apa Penyebabnya?

Meski pergerakannya terpantau jelas, para ilmuwan belum bisa memastikan penyebab pasti dari perluasan wilayah gelap tersebut. Keyakinan kuat saat ini mengarah pada aktivitas angin kencang di Mars yang mengikis permukaan dan mendistribusikan ulang material vulkanik.

"Penyebaran abu selama 50 tahun terakhir memiliki dua penjelasan yang mungkin: entah itu telah terangkat dan dipindahkan oleh angin Mars, atau debu ochre yang sebelumnya menutupi abu gelap telah tertiup angin," tulis perwakilan ESA dalam pernyataan resmi mereka.

Hingga saat ini, para peneliti belum memiliki jawaban pasti atau petunjuk kuat mana di antara kedua hipotesis tersebut yang benar.

Jejak Samudra Purba dan Es yang Terkubur

Utopia Planitia sendiri merupakan salah satu dataran terbesar di Mars yang menyimpan sejarah geologis yang kaya. Penemuan ini semakin menarik karena wilayah tersebut telah menjadi lokasi pendaratan penting bagi berbagai misi eksplorasi, mulai dari pendarat Viking 2 pada tahun 1976 hingga robot penjelajah Zhurong milik Tiongkok baru-baru ini.

Data dari misi Zhurong menunjukkan bahwa kawasan ini kemungkinan besar pernah tertutup oleh salah satu samudra terbesar di Mars, lengkap dengan sisa-sisa garis pantai yang telah dipetakan.

Selain bayangan hitam yang meluas, kawasan ini memiliki fitur menarik lainnya seperti:

  • Grabens: Retakan besar yang menandakan adanya aktivitas tektonik di masa lalu.
  • Potensi Es: Peneliti menduga ada sejumlah besar es yang terkubur di bawah permukaan wilayah ini.

Temuan ini memiliki implikasi besar bagi pencarian kehidupan di luar Bumi serta pemahaman tentang perubahan iklim ekstrem di Mars yang terjadi signifikan sekitar 400.000 tahun yang lalu. (Turkiye Today, Live Science/H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya