Misteri Mars, Bercak Gelap Raksasa Terus Meluas, Ilmuwan Bingung

Thalatie K Yani
22/4/2026 13:30
Misteri Mars, Bercak Gelap Raksasa Terus Meluas, Ilmuwan Bingung
Sebagian dari Utopia Planitia di Mars yang tertutupi material vulkanik gelap perlahan meluas di permukaan Planet Merah. Dan para ahli tidak yakin mengapa hal itu terjadi.(ESA/DLR/FU Berlin)

SEBUAH fenomena misterius tertangkap kamera pengorbit milik Badan Antariksa Eropa (ESA), Mars Express. Sebuah bercak gelap raksasa di permukaan Mars dilaporkan terus "merayap" dan meluas secara konsisten sejak pertama kali ditemukan 50 tahun yang lalu.

Struktur bayangan tersebut sebenarnya merupakan hamparan tanah yang tertutup abu dan batuan vulkanik, seperti olivine dan pyroxene. Material ini berasal dari letusan kuno jutaan tahun silam, jauh sebelum Mars dianggap mati secara geologis. Fenomena ini terletak di Utopia Planitia, sebuah dataran luas berdiameter sekitar 3.300 kilometer di belahan utara Mars.

Ekspansi yang Konsisten

Sejarah mencatat bahwa probe Viking milik NASA pertama kali memotret area kehitaman ini pada tahun 1976. Sejak saat itu, rangkaian dokumentasi satelit menunjukkan bahwa fitur ini terus berekspansi ke lanskap di sekitarnya. Foto terbaru dari Mars Express yang dirilis pada 15 April 2024 mengonfirmasi pergerakan tersebut.

Berdasarkan analisis terbaru ESA, batas selatan dari bercak gelap ini telah bergeser ke arah selatan setidaknya sejauh 320 kilometer. Hal ini menunjukkan bahwa medan gelap tersebut meluas dengan kecepatan rata-rata sekitar 6,5 kilometer per tahun.

Dua Hipotesis Ilmuwan

Para ilmuwan meyakini bahwa pergerakan ini berkaitan erat dengan angin kencang di Mars yang sering menyapu permukaan planet. Namun, penyebab pastinya masih menjadi teka-teki.

"Penyebaran abu selama 50 tahun terakhir memiliki dua penjelasan yang mungkin: entah abu tersebut telah terangkat dan dipindahkan oleh angin Mars, atau debu oker (kuning tua) yang sebelumnya menutupi abu gelap tersebut telah tertiup angin," tulis perwakilan ESA dalam pernyataan resminya.

Hingga saat ini, belum ada petunjuk pasti mana dari kedua hipotesis tersebut yang benar.

Utopia Planitia: Kawasan Penuh Rahasia

Wilayah Utopia Planitia sendiri telah menjadi pusat perhatian sains selama setengah abad terakhir. Selain fitur abu vulkaniknya, wilayah ini pernah menjadi lokasi pendaratan wahana Viking 2 milik AS dan rover Zhurong milik Tiongkok.

Data dari rover Zhurong memberikan petunjuk kuat bahwa Utopia Planitia kemungkinan besar pernah tertutup oleh salah satu samudra terbesar di Mars. Ilmuwan bahkan telah memetakan apa yang mereka yakini sebagai bekas garis pantai kuno.

Selain itu, para peneliti menduga terdapat sejumlah besar es yang terkubur di bawah kawasan ini. Temuan tersebut memiliki implikasi besar dalam misi pencarian tanda-tanda kehidupan di luar Bumi serta potensi eksplorasi manusia di masa depan. (Live Science/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya