Apophis 2029, Asteroid Raksasa Dekati Bumi Tanpa Ancaman Tabrakan

N Apuan Iskandar
26/4/2026 14:25
Apophis 2029, Asteroid Raksasa Dekati Bumi Tanpa Ancaman Tabrakan
Citra pengamatan radar asteroid 99942 Apophis pada tanggal 8, 9, dan 10 Maret 2021.(NASA)

SEBUAH asteroid berukuran besar bernama 99942 Apophis diprediksi akan melintas sangat dekat dengan Bumi pada 13 April 2029. Objek langit yang dijuluki “God of Chaos” ini menjadi sorotan dunia astronomi karena ukurannya yang mencapai sekitar 340 meter serta lintasannya yang tergolong sangat dekat dalam skala kosmik.

Asteroid 99942 Apophis pertama kali ditemukan pada 2004 dan sempat menimbulkan kekhawatiran karena memiliki peluang kecil menabrak Bumi. Namun, hasil pengamatan lanjutan oleh NASA dan European Space Agency memastikan tidak ada potensi tumbukan setidaknya hingga 100 tahun ke depan.

Lebih dekat dari Orbit Satelit

Pada pendekatan terdekatnya nanti, Apophis diperkirakan melintas pada jarak sekitar 32.000 kilometer dari permukaan Bumi. Jarak ini bahkan lebih dekat dibandingkan orbit satelit geostasioner, menjadikannya salah satu peristiwa pendekatan asteroid paling dekat yang pernah diamati dalam sejarah modern.

Menurut data dari Jet Propulsion Laboratory, lintasan asteroid ini telah dihitung dengan tingkat presisi tinggi melalui pengamatan radar dan teleskop. Pendekatan ini juga akan memberikan kesempatan bagi ilmuwan untuk mempelajari bagaimana gravitasi Bumi memengaruhi struktur dan orbit asteroid, termasuk kemungkinan perubahan rotasi dan bentuk permukaannya.

Fenomena ini diperkirakan dapat diamati dari Bumi menggunakan teleskop kecil, bahkan berpotensi terlihat dengan mata telanjang di wilayah tertentu dengan kondisi langit yang sangat gelap dan cerah. Hal ini menjadikan peristiwa tersebut sebagai momen langka, tidak hanya bagi peneliti tetapi juga pengamat astronomi amatir.

Selain pengamatan dari Bumi, komunitas ilmiah internasional juga tengah mempersiapkan misi eksplorasi. European Space Agency berencana menjalankan misi RAMSES untuk mengamati Apophis secara langsung sebelum dan sesudah pendekatan, guna mengumpulkan data terkait komposisi dan struktur internal asteroid.

Meski memiliki julukan yang terkesan menakutkan, para ilmuwan menegaskan 99942 Apophis tidak menimbulkan ancaman bagi Bumi pada 2029. Justru, peristiwa ini menjadi peluang penting untuk meningkatkan pemahaman manusia terhadap objek dekat Bumi serta memperkuat sistem mitigasi potensi bahaya asteroid di masa depan.

Pendekatan Apophis menjadi pengingat bahwa tata surya merupakan lingkungan yang dinamis. Dengan kemajuan teknologi, manusia kini semakin mampu memantau dan mempelajari objek-objek yang melintas di sekitar planet ini. (NASA Center for Near-Earth Object Studies (CNEOS)/Jet Propulsion Laboratory (JPL)/European Space Agency (ESA)/Planetary Science Journal/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya