NASA Temukan Molekul Organik di Mars, Perkuat Dugaan Planet Layak Huni

N Apuan Iskandar
27/4/2026 12:13
NASA Temukan Molekul Organik di Mars, Perkuat Dugaan Planet Layak Huni
Rover Curiosity NASA menemukan molekul organik kompleks di Kawah Gale, Mars. Temuan ini memperkuat kemungkinan adanya bahan penyusun kehidupan di masa lalu.(NASA)

PENJELAJAH Mars milik NASA, Curiosity Rover, kembali memberikan temuan penting yang memperkuat kemungkinan adanya bahan penyusun kehidupan di Planet Merah. Dalam laporan ilmiah terbaru, rover tersebut berhasil mengidentifikasi molekul organik kompleks di batuan kuno di Mars, tepatnya di Kawah Gale, lokasi yang telah lama menjadi fokus penelitian geologi dan astrobiologi.

Molekul organik merupakan senyawa berbasis karbon yang menjadi komponen dasar kehidupan seperti yang dikenal di Bumi. Temuan ini bukan pertama kalinya Curiosity mendeteksi senyawa semacam itu, namun kali ini para ilmuwan menilai kompleksitas dan keberagamannya jauh lebih signifikan. Hal ini menunjukkan lingkungan Mars di masa lalu mungkin memiliki kondisi yang lebih mendukung bagi proses kimia yang berkaitan dengan kehidupan.

Menurut tim peneliti dari Jet Propulsion Laboratory, sampel batuan yang dianalisis diperkirakan berusia miliaran tahun, berasal dari periode ketika Mars diyakini memiliki air dalam bentuk cair di permukaannya. Air merupakan elemen kunci dalam mendukung reaksi kimia organik, sehingga keberadaannya di masa lalu semakin memperkuat hipotesis bahwa Mars pernah memiliki lingkungan yang layak huni.

Analisis dilakukan menggunakan instrumen SAM (Sample Analysis at Mars) yang mampu memanaskan sampel batuan dan mengidentifikasi gas yang dilepaskan. Dari proses tersebut, terdeteksi berbagai molekul organik seperti senyawa aromatik dan rantai karbon sederhana. Meski demikian, para ilmuwan menegaskan keberadaan molekul organik tidak secara langsung membuktikan adanya kehidupan, karena senyawa tersebut juga bisa terbentuk melalui proses geologis non-biologis.

Temuan ini tetap menjadi langkah penting dalam misi jangka panjang untuk memahami potensi kehidupan di luar Bumi. Penelitian lanjutan akan difokuskan pada identifikasi sumber molekul tersebut serta kondisi lingkungan yang memungkinkan terbentuknya senyawa tersebut.

Ke depan, misi eksplorasi Mars, termasuk yang dilakukan oleh rover generasi berikutnya, diharapkan mampu mengumpulkan lebih banyak bukti yang dapat menjawab pertanyaan besar: apakah Mars pernah benar-benar dihuni oleh kehidupan mikroba di masa lalu. (NASA Mars Exploration Program, Jet Propulsion Laboratory (JPL) – California Institute of Technology/Jurnal ilmiah Nature Astronomy dan Science Advances terkait studi molekul organik di Mars/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya