Struktur Geologi Mirip "Ring Wastafel" Perkuat Bukti Adanya Samudra Purba di Mars

Thalatie K Yani
21/4/2026 09:00
Struktur Geologi Mirip
Mars(NASA)

SELAMA puluhan tahun, para ilmuwan berspekulasi apakah planet Mars yang kini kering dan gersang dulunya pernah memiliki samudra luas. Sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Nature memberikan bukti kuat melalui penemuan struktur geologi raksasa yang menyerupai "ring wastafel" di permukaan Planet Merah tersebut.

Penelitian ini menunjukkan sepertiga permukaan Mars kemungkinan besar pernah tertutup samudra yang stabil selama jutaan tahun. Penemuan ini menjadi kepingan teka-teki penting untuk menjawab apakah Mars purba pernah menjadi tempat bernaung bagi kehidupan.

Mencari Landas Kontinen

Sebelumnya, misi ke Mars telah menemukan banyak fitur geologi yang menyerupai garis pantai. Namun, fitur-fitur tersebut ditemukan pada ketinggian yang bervariasi, sehingga meragukan teori tentang samudra yang stabil.

Dalam studi terbaru ini, para peneliti dari University of Texas di Austin dan Caltech menggunakan simulasi komputer dengan cara "mengeringkan" samudra di Bumi untuk melihat fitur apa yang tersisa. Hasilnya, fitur paling mencolok bukanlah garis pantai, melainkan zona datar luas yang dikenal sebagai dataran pantai dan landas kontinen (continental shelves).

Fitur ini melingkari kontur tempat daratan bertemu samudra, persis seperti cincin kotoran yang tersisa di sekeliling bak mandi setelah airnya dikuras.

Temuan di Belahan Utara Mars

Setelah menganalisis data topografi dari pengorbit Mars, para ilmuwan menemukan zona datar serupa di belahan bumi utara Mars. Zona ini diyakini sebagai landas kontinen dari samudra purba yang terletak sekitar 1.800 hingga 3.800 meter di bawah permukaan laut Mars.

Ukuran landas kontinen sebesar itu membutuhkan waktu yang sangat lama untuk terbentuk dan tidak mungkin ditemukan di sekitar danau kecil. Hal ini menunjukkan bahwa samudra di Mars mampu bertahan secara stabil selama jutaan tahun.

"Mars kemungkinan besar memiliki landas kontinen, yang menambahkan bukti baru yang sederhana bagi keberadaan sebuah samudra," ujar penulis utama studi, Abdallah Zaki, seorang ahli geologi planet di University of Texas, kepada Space.com.

"Kemungkinan adanya samudra menunjukkan kumpulan air yang sangat besar mungkin telah bertahan untuk waktu yang lama. Itu bisa menjadi bahan penting bagi kehidupan."

Harapan untuk Misi Masa Depan

Selain landas kontinen, para peneliti juga menemukan bukti delta sungai yang sejajar dengan struktur tersebut. Di Bumi, sedimen di wilayah pesisir sering kali menyimpan fosil dari benua. Oleh karena itu, para peneliti mencatat bahwa misi masa depan dapat menganalisis deposit sedimen di landas kontinen Mars untuk mencari jejak kehidupan purba.

Meskipun asal-usul terbentuknya landas kontinen ini masih menjadi misteri penemuan ini membuka babak baru dalam pemahaman kita tentang evolusi planet tetangga terdekat kita tersebut. (Space/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya