Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Adapun penemuan mayat bermula saat petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) sedang membersihkan saluran air pada Jumat (14/10).
Salah satu CCTV yang diambil berada di pos security dan mengarah ke kediaman Ferdy Sambo.
Dalam pertemuan yang berlangsung di rumah dinas Duren Tiga, Ferdy Sambo sempat meminta Arif Rachman untuk menghapus rekaman CCTV yang menunjukkan keberadaan Brigadir J.
Mantan Wakaden B Ropaminal Divpropam Polri Arif Rachman Arifin disebut merusak laptop yang berisi rekaman penting CCTV di kawasan rumah dinas Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Hal itu termaktub dalam surat dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) dalam sidang merintangi penyidikan atau obstruction of justice yang mendudukan Agus sebagai terdakwa.
Mereka menyambangi atasannya itu usai mengetahui perbedaan keterangan yang disampaikan Ferdy Sambo dengan rekaman CCTV.
Acay merupakan polisi yang masuk tim CCTV kasus Km 50 atau kasus penembakan terhadap laskar FPI di Tol Cikampek.
Irfan Widyanto melarang satpam pos security di lapangan basket dekat rumah dinas Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Pihak keluarga mengatakan bahwa korban tinggal sendiri di indekos Jakarta Barat.
R, pembuang mayat perempuan yang ditemukan terbungkus plastik di bawah Jalan Tol Becakayu, Jatibening, Pondok Gede, Bekasi ditangkap.
KUASA Hukum Ferdy Sambo, Arman Hanis menerangkan buku hitam yang kerap dibawa itu berisi catatan pribadi setiap kegiatan Sambo, sejak berpangkat kombes hingga Jenderal.
Majelis hakim meminta tim JPU untuk menghadirkan sejumlah saksi, termasuk kekasih Brigadir J, dalam persidangan Bharada E. Sebab, Bharada E tidak mengajukan ekspesi terhadap dakwaan jaksa.
Kejaksaan Agus menegaskan tidak ada celah bagi para terdakwa untuk mengajukan nota keberatan dari surat dakwaan.
Bharada E menyampaikan penyesalannya atas penembakan terhadap Yosua. Bharada E juga menegaskan dirinya hanyalah seorang anggota yang tidak memiliki kemampuan menolak perintah jenderal.
Ada empat karangan bunga yang dipajang di PN Jaksel, dengan kalimat dukungan dan doa bagi Bharada E.
Jaksa mengatakan Bharada E menembak Brigadir J dengan pikiran tenang dan matang, tanpa keraguan sedikitpun.
Alih-alih berdoa, JPU mengatakan Bharada E bisa berpikir untuk merenungkan dan menghindarkan diri dari rencana jahat penembakan Yosua.
Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias E menyatakan kesiapannya atas perintah Ferdy Sambo untuk menembak Yosua
KASUS pembunuhan disertai pembakaran dan diduga mutilasi Staf Bapenda Kota Semarang juga saksi dugaan Korupsi alih lahan Pemkot Semarang masih misteri. Saksi kunci berubah-ubah keteranganya
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved