Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebenarnya dunia internasional sudah mengakui bahwa pemilu di Indonesia berjalan lancar. Meskipun rumit, pelaksanaan pemilu berjalan sesuai yang diharapkan.
Keduanya diundang oleh Presiden setelah mengetahui kejadian yang mereka alami dari berbagai pemberitaan media massa.
Ia pun menyesalkan terjadinya bentrokan dan kerusuhan tersebut serta menyerukan dihentikannya kekerasan dan demonstrasi rusuh yang telah merugikan banyak pihak.
Orang akan berpikiran berpolitik intinya adalah kekerasan dan banyak musuh.
Dalam catatan KPAI ia menyebutkan hingga saat ini 3 orang anak di bawah umur telah menjadi korban pascakerusuhan 22 Mei lalu.
Pantauan Ansor-Banser sendiri melihat para angkutan yang mengangkut perusuh berasal dari luar DKI Jakarta.
Jokowi menyebut juga berencana bertemu langsung dengan Prabowo usai dirinya mendengarkan laporan dari JK.
Pertemuan kedua tokoh tersebut diharap bisa meredam suasana perpolitikan yang sedang panas
TNI menyebutkan beberapa informasi palsu yang disebar dengan video viral oknum TNI provokasi massa
Selain mengirimkan 350 kotak nasi untuk aparat yang berjaga di depan Gedung Bawaslu, Amerika BerSATU juga menggelar bukber untuk meneguhkan komitmen jaga Indonesia
Polisi masih memantau situasi sekitar Gedung Bawaslu karena massa yang datang pada malam hari tanpa pemberitahuan sebagaimana lazimnya
Hingga pukul 10.41 WIB, rupiah menguat 11 poin atau 0,08% menjadi Rp14.469 per dolar AS
Menkes meminta jajaran kesehatan selalu siaga untuk keadaan darurat baik kebencanaan maupun pelayanan massal lain
Warga sudah kembali beraktivitas meskipun masih ada barikade di depan Gedung Bawaslu
Peleton anti-anarkis sendiri menurut Dedi telah disiapkan di Mapolda Metro Jaya. Namun, pengerahannya hanya bisa dilakukan oleh Kepala Polda setempat.
NasDem, kata Surya, juga mendukung setiap langkah pemerintah dan alat negara dalam upaya menjaga keutuhan dari setiap tindakan yang mengancam eksistensi NKRI
Alat komunikasi itu disita sebagai barang bukti dari pelaku kericuhan, bersama busur, golok, ketapel, petasan, bambu runcing, batu dan bom molotov.
Dalam pengembangan penyidikan terhadap 183 pelaku ricuh di Petamburan, anggota Kepolisian menyita amplop bertuliskan nama dengan imbalan senilai Rp100-250 ribu.
Untuk satu kali aksi kerusuhan, ratusan orang yang kini ditahan Polri itu dibayar Rp300 ribu.
Salah satu sebabnya diungkapkan Komisioner Ombudsman RI Ninik Rahayu karena ada surat dari lembaganya kepada Kepala Polri tertanggal 21 Mei 2019.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved