Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ISRAEL potensial terkena sanksi dari badan sepak bola Eropa, UEFA. Upaya menuntut UEFA menjatuhkan sanksi terhadap Israel terus bergerak di belakang layar bahkan setelah gencatan senjata antara Israel dan Hamas disepakati pada September lalu.
Laporan terbaru The Athletic menyebutkan federasi sepak bola Eropa itu masih aktif menggelar pertemuan dengan kelompok pro-Palestina untuk mengumpulkan kesaksian pelanggaran HAM yang dapat menjadi dasar keputusan ke depan.
The Athletic mengungkap UEFA sempat hampir membawa isu larangan Israel ke pemungutan suara pada akhir September lalu. Namun, langkah itu ditunda setelah tercapai gencatan senjata yang diperantarai Amerika Serikat.
Meski begitu, proses konsultasi tetap berjalan intensif. UEFA disebut terus berdialog dengan Game Over Israel. Aliansi kelompok advokasi dan suporter tersebut mendesak agar Israel diboikot dari kompetisi Eropa.
Pertemuan-pertemuan itu membahas mekanisme teknis jika larangan tersebut benar-benar diterapkan.
Dalam laporan itu, UEFA dinilai tidak mungkin menjatuhkan sanksi melalui komite eksekutifnya. Namun, federasi Eropa itu disebut memantau ketat dua proses mosi yang sedang ditempuh Irlandia dan Swiss.
Jika kedua negara tersebut menang, langkah hukum tersebut dapat memaksa UEFA menjatuhkan sanksi dan menyingkirkan Israel dari turnamen Eropa.
Pada Oktober lalu, UEFA juga meminta Game Over Israel mengumpulkan kesaksian dari para pakar HAM sebagai bagian dari proses penelaahan. Meski begitu, UEFA menolak memberikan komentar terkait laporan The Athletic tersebut.
Tekanan publik terhadap UEFA terus meningkat. Bulan lalu, lebih dari 70 atlet ternama menandatangani surat terbuka yang mendesak agar Israel diskors dari sepak bola Eropa.
Surat yang ditujukan kepada Presiden UEFA Aleksander Ceferin itu diinisiasi kelompok Athletes for Peace. Mereka mengekspresikan kekecewaan atas sikap pasif UEFA.
Para penandatangan termasuk gelandang Monaco Paul Pogba, Cheick Doucoure dari Crystal Palace, serta mantan pesepak bola Anwar El Ghazi, Hamza Choudhury, dan Hakim Ziyech. Pelatih Nigel Pearson juga masuk daftar, bersama bintang kriket internasional Moeen Ali.
Jumlah dukungan disebut akan terus bertambah. Dalam surat kepada UEFA, mereka menegaskan tidak boleh ada ruang bagi Israel di sepak bola karena kekerasa yang dilakukan negara tersebut.
"Tidak ada panggung, arena, atau ruang bersama dalam masyarakat internasional yang seharusnya menerima sebuah rezim yang melakukan genosida, apartheid, dan kejahatan terhadap kemanusiaan.”
Desakan itu sejalan dengan seruan tim ahli PBB pada September lalu yang meminta FIFA dan UEFA menangguhkan Israel. Seruan tersebut muncul setelah komisi penyelidikan independen PBB menyimpulkan adanya praktik genosida di Gaza dan menilai Israel bertanggung jawab atas tindakan itu. (I-3)
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat Arab untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Salah satu kasus yang menjadi perhatian utama adalah penanganan perkara penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus.
Dalam aksi tersebut para aktivis menuntut Jaksa Agung menindaklanjuti berkas penyelidikan Komnas HAM terkait kasus-kasus pelanggaran berat HAM
Rullyandi menegaskan prinsip nulla poena sine culpa atau tidak ada pidana tanpa kesalahan.
PM Malaysia Anwar Ibrahim mengkritik Barat soal kemunafikan HAM dan konflik global, tegaskan Malaysia tetap berpegang pada prinsip keadilan dan kemanusiaan.
Kekhawatiran muncul karena adanya persepsi bahwa seseorang yang memiliki profil kekayaan tidak lazim akan langsung kehilangan asetnya.
Kapolri Listyo Sigit diminta mengusut tuntas secara profesional dan transparan terkait kasus teror terhadap aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved