Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri (PM) Anwar Ibrahim melontarkan kritik tajam terhadap apa yang ia sebut sebagai kemunafikan sejumlah negara Barat yang mengeklaim diri sebagai pembela hak asasi manusia (HAM), namun dinilai diam terhadap berbagai ketidakadilan global.
Pernyataan itu disampaikan Anwar dalam program “Temu Anwar” bersama komunitas Malay College Kuala Kangsar (MCKK), Sabtu (4/4).
Menurut Anwar, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak akan membawa manfaat jika tidak disertai nilai moral, etika, dan kemanusiaan.
“Dunia tidak kekurangan orang pintar yang menciptakan berbagai teknologi canggih, pesawat, dan senjata. Tetapi perang yang mereka lakukan bersifat destruktif—membunuh, menindas, dan menjajah tanpa nurani,” ujar Anwar.
Ia juga menyinggung konflik terbaru yang melibatkan Iran, serta peran Israel dan Amerika Serikat (AS).
“Bayangkan betapa mudahnya Israel membuat keputusan… Amerika Serikat mendukungnya, dan dunia sebagian besar diam karena pengaruh kuat Barat,” kata Anwar.
Anwar menegaskan bahwa Malaysia tetap berpegang pada prinsip keadilan dan berani menyuarakan bahwa serangan yang terjadi merupakan tindakan tidak beradab dan tidak manusiawi.
"Malaysia tetap menjadi salah satu dari sedikit negara yang memegang teguh semangat kemerdekaan dan memiliki keberanian untuk menyatakan bahwa serangan semacam itu adalah tindakan kekerasan, tidak beradab, dan tidak manusiawi," tegasnya.
Ia juga menyoroti krisis kepercayaan publik terhadap kepemimpinan global yang dinilai penuh kontradiksi.
“Mereka berbicara tentang perdamaian tetapi menyerang negara lain. Mereka bicara tentang hak asasi manusia tetapi membiarkan anak-anak dibunuh setiap hari. Ini kontradiksi, kemunafikan nyata,” ujarnya saat menjawab pertanyaan siswa.
Dalam konteks domestik, Anwar menekankan pentingnya reformasi dan upaya pemberantasan korupsi di dalam negeri. Ia mengakui bahwa melakukan perubahan tidak semudah membalikkan telapak tangan, terutama dalam memberantas korupsi yang sudah bersifat sistemik selama bertahun-tahun.
"Apakah kita mampu menyapunya hingga bersih sama sekali? Tidak, karena ini sudah sistemik. Apakah kita sempurna? Tidak. Saat kita mengambil tindakan, kita justru dituduh mendendam. Jadi, ini tidak mudah," jelasnya. Ia menegaskan bahwa upaya pemberantasan korupsi terus dijalankan oleh pemerintahannya sesuai proses hukum.
Selain itu, Anwar juga menanggapi pihak-pihak yang dinilai memelintir pernyataannya terkait harga bahan bakar. Ia menjelaskan bahwa konteks pernyataan tersebut berbeda dengan kondisi saat ini, dan menegaskan bahwa harga BBM Malaysia masih tergolong rendah secara global. (The Star/B-3)
Putaran baru konsultasi antara Iran dan Eropa terkait kesepakatan nuklir akan berlangsung pada 13 Januari.
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin berharap negara-negara Barat memahami sinyal yang ia sampaikan terkait dampak memberi izin serangan jarak jauh masuk ke dalam wilayah Rusia.
Negara-negara Arab dan Islam dalam menghadapi kekejaman yang dilakukan Israel di kawasan tersebut.
Barat akan terus menanggung malu karena menyaksikan pembantaian di Gaza, dan menjadi kaki tangan Israel.
Samia menyinggung kekerasan bersenjata di AS
Salah satu kasus yang menjadi perhatian utama adalah penanganan perkara penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus.
Dalam aksi tersebut para aktivis menuntut Jaksa Agung menindaklanjuti berkas penyelidikan Komnas HAM terkait kasus-kasus pelanggaran berat HAM
Rullyandi menegaskan prinsip nulla poena sine culpa atau tidak ada pidana tanpa kesalahan.
Kekhawatiran muncul karena adanya persepsi bahwa seseorang yang memiliki profil kekayaan tidak lazim akan langsung kehilangan asetnya.
Kapolri Listyo Sigit diminta mengusut tuntas secara profesional dan transparan terkait kasus teror terhadap aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved