Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEDUTAAN Besar Qatar di Indonesia menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya prajurit TNI, Praka Rico Pramudia, yang bertugas dalam misi Pasukan Sementara PBB di Libanon (UNIFIL). Pernyataan resmi tersebut dirilis sebagai bentuk solidaritas internasional terhadap Indonesia.
Melalui pernyataan di platform X pada Sabtu (25/4), Pemerintah Qatar menegaskan dukungan penuh dan solidaritas kepada Indonesia atas kehilangan salah satu putra terbaik bangsa. Qatar juga memberikan penghormatan tinggi atas dedikasi dan pengorbanan Praka Rico dalam menjaga perdamaian serta stabilitas internasional di wilayah konflik.
“Qatar menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga mendiang, serta kepada pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia,” tulis pernyataan tersebut.
Praka Rico Pramudia merupakan bagian dari kontingen perdamaian Indonesia yang menjadi korban serangan artileri pada 29 Maret lalu. Serangan tersebut diindikasikan berasal dari pihak Israel dan menyasar posisi UNIFIL di Libanon selatan.
Setelah menjalani perawatan intensif selama hampir satu bulan akibat luka-luka yang dideritanya, Praka Rico mengembuskan napas terakhir pada Jumat (24/4). Insiden tragis di medan tugas ini sebelumnya juga telah merenggut nyawa rekan sejawatnya, Praka Farizal Rhomadhon.
Dengan wafatnya Praka Rico, Indonesia mencatat kehilangan empat prajurit TNI yang bertugas dalam misi UNIFIL di Libanon selatan dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Hal ini menegaskan tingginya risiko yang dihadapi pasukan perdamaian di tengah eskalasi konflik di kawasan tersebut.
Hingga saat ini, pemerintah Indonesia terus melakukan koordinasi dengan otoritas terkait dan PBB untuk memastikan keamanan para personel TNI yang masih bertugas di Lebanon, sembari memproses kepulangan jenazah ke tanah air untuk penghormatan terakhir dalam seluruh proses administrasi negara yang diperlukan. (Ant/H-3)
KEMATIAN prajurit TNI dalam misi perdamaian di Libanon memunculkan perdebatan mengenai efektivitas evaluasi yang selama ini dilakukan pemerintah.
KEMATIAN prajurit TNI dalam misi perdamaian di Libanon dinilai tak serta merta menjadi titik untuk menarik pasukan.
GUGURNYA prajurit TNI dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Libanon kembali memicu sorotan terhadap keberlanjutan penugasan pasukan Indonesia.
Gugurnya empat prajurit TNI di Libanon memicu desakan evaluasi misi UNIFIL. Analis militer soroti perubahan karakter konflik dan perlunya perlindungan maksimal.
WAKIL Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya Praka Rico Pramudia, prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian PBB (UNIFIL) di Libanon
Mengenal Praka Rico, prajurit TNI yang gugur dalam misi UNIFIL di Libanon. Kisah pengabdian dan risiko pasukan perdamaian Indonesia.
Prajurit TNI Praka Rico gugur di Libanon akibat serangan Israel. Indonesia desak PBB lakukan investigasi dugaan kejahatan perang.
Sjafrie menegaskan bahwa tugas prajurit TNI tidak terbatas pada wilayah penugasan tertentu, melainkan mencakup perlindungan seluruh kepentingan nasional.
Pemerintah melalui Mensesneg Prasetyo Hadi menyatakan belum ada keputusan penarikan TNI dari UNIFIL Lebanon pasca-insiden yang menewaskan 3 prajurit. Simak evaluasi lengkapnya.
PEMERINTAH belum mengambil sikap resmi terkait hasil investigasi PBB atas tewasnya prajurit TNI dalam misi perdamaian yang tergabung dalam UNIFIL di Libanon, termasuk penarikan pasukan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved