Profil Praka Rico, Prajurit TNI yang Gugur di Libanon dalam Misi UNIFIL

 Gana Buana
24/4/2026 22:10
Profil Praka Rico, Prajurit TNI yang Gugur di Libanon dalam Misi UNIFIL
Profil Praka Rico, prajurit TNI yang gugur dalam misi UNIFIL di Libanon(Dok. Antara)

DI balik seragam biru khas pasukan penjaga perdamaian PBB, ada cerita tentang keberanian, pengorbanan, dan tanggung jawab besar terhadap dunia. Salah satunya adalah kisah Praka Rico Pramudia, prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Libanon.

Biodata Singkat Praka Rico Pramudia

  • Nama: Praka Rico Pramudia
  • Pangkat: Prajurit Kepala (TNI AD)
  • Satuan: Yonif 114/Satria Musara, Brigif 25/Siwah
  • Penugasan: Satgas Yonmek XXIII-S / Kontingen Garuda
  • Misi: UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon)
  • Lokasi tugas: Libanon Selatan

Penugasan di Misi UNIFIL

Praka Rico merupakan bagian dari pasukan penjaga perdamaian Indonesia yang tergabung dalam misi UNIFIL, sebuah operasi PBB yang bertugas menjaga stabilitas di wilayah konflik antara Lebanon Selatan dan Israel.

Sebagai bagian dari Kontingen Garuda, ia ditempatkan di sektor yang memiliki tingkat risiko tinggi. Tugasnya mencakup menjaga wilayah, mendukung gencatan senjata, serta melindungi warga sipil di area konflik.

Kronologi Kejadian

Peristiwa yang menimpa Praka Rico terjadi pada 29 Maret 2026 di wilayah Libanon Selatan. Saat itu, markas pasukan yang ditempatinya terkena serangan artileri. Ledakan tersebut menyebabkan Rico mengalami luka berat. Ia kemudian dievakuasi menggunakan helikopter menuju rumah sakit di Beirut untuk mendapatkan perawatan intensif.

Meski sempat menjalani perawatan dalam kondisi kritis, Praka Rico akhirnya dinyatakan gugur setelah beberapa waktu.

Lebih dari Sekadar Tugas Militer

Kepergian Praka Rico bukan hanya kehilangan bagi keluarga dan institusi TNI, tetapi juga menjadi gambaran nyata risiko yang dihadapi pasukan penjaga perdamaian.

Misi UNIFIL sendiri mencakup:

  • Menjaga gencatan senjata
  • Melindungi warga sipil
  • Mendukung stabilitas kawasan konflik

Namun di lapangan, situasi tidak selalu stabil. Ancaman terhadap pasukan perdamaian tetap ada, bahkan dalam status misi internasional.

Bagian dari Peran Global Indonesia

Indonesia dikenal sebagai salah satu kontributor aktif dalam misi penjaga perdamaian PBB. Kehadiran pasukan TNI di berbagai wilayah konflik merupakan bentuk komitmen terhadap stabilitas global.

Kontribusi ini menempatkan Indonesia sebagai negara yang tidak hanya menjaga keamanan dalam negeri, tetapi juga berperan dalam perdamaian dunia.

Warisan Pengabdian

Kisah Praka Rico menjadi pengingat bahwa di balik setiap misi perdamaian, ada pengorbanan nyata.

Ia merepresentasikan:

  • Dedikasi tanpa pamrih
  • Keberanian menghadapi risiko
  • Komitmen terhadap kemanusiaan

Namanya mungkin tidak selalu menjadi sorotan, tetapi pengabdiannya menjadi bagian penting dari upaya menjaga dunia tetap damai. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya