Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
POLEMIK mengenai kerja sama militer antara Indonesia dan Amerika Serikat terkait dugaan penggunaan ruang udara Indonesia terus menarik perhatian publik. Meskipun Kementerian Pertahanan telah menegaskan belum ada kesepakatan mengenai hal tersebut, kekhawatiran tentang kedaulatan dan arah politik luar negeri Indonesia terus mencuat.
Guru Besar Politik dan Keamanan Universitas Padjadjaran (Unpad), Muradi, menjelaskan bahwa dalam praktiknya, pesawat militer memang membutuhkan izin untuk melintasi wilayah udara negara lain, terutama pada ketinggian tertentu.
“Pesawat seperti B-2 atau jet tempur tidak bisa terbang terlalu tinggi, sehingga mereka membutuhkan izin perlintasan. Selama dalam kondisi damai, sebenarnya itu tidak masalah,” ujarnya kepada Media Indonesia, Rabu (15/4).
Namun, Muradi mengingatkan bahwa situasi global saat ini tidak sepenuhnya stabil. Persoalan muncul jika izin lintas udara tersebut dimanfaatkan untuk kepentingan militer yang agresif.
"Masalah timbul jika perlintasan digunakan untuk menyerang negara lain, seperti untuk operasi militer melalui wilayah kita. Itu yang harus dihindari," tegasnya.
Menurut Muradi, secara strategis Indonesia bukan wilayah yang sangat krusial bagi militer Amerika Serikat, mengingat mereka sudah memiliki pangkalan di beberapa negara seperti Australia.
“Mereka sebenarnya tidak terlalu bergantung pada Indonesia. Namun, jika kita memberikan dukungan, itu bisa mengubah posisi Indonesia yang seharusnya netral,” ungkapnya.
Pakar ini juga menekankan bahwa jika kerja sama semacam ini tetap dibahas, harus ada batasan yang jelas. "Perlintasan hanya boleh untuk kepentingan non-agresif, bukan untuk menyerang negara lain,” tambahnya.
Terkait kekhawatiran publik, Muradi menilai hal tersebut wajar, terlebih dalam situasi geopolitik yang semakin memanas. Ia bahkan menyarankan agar pemerintah tidak terburu-buru mengambil keputusan.
“Sebaiknya ditunda dulu. Tunggu sampai kondisi geopolitik global lebih stabil, baru dibahas secara serius,” katanya.
Menurut Muradi, langkah menunda keputusan ini penting untuk meredam tekanan publik dan menghindari risiko politik serta diplomatik. “Kalau kita terburu-buru, tekanan publik dalam negeri akan besar. Selain itu, kita juga berpotensi dianggap tidak netral oleh negara lain,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa opsi yang paling aman saat ini adalah menahan pembahasan kerja sama tersebut hingga situasi global lebih kondusif. “Lebih baik di-hold dulu sampai situasi stabil. Itu akan lebih aman bagi posisi Indonesia,” pungkasnya. (Z-10)
Duel penentuan Grup C Piala Uber 2026 antara Indonesia dan Taiwan berlangsung ketat. Hingga dua partai awal, kedudukan imbang 1-1 dalam laga yang digelar di Horsens.
PARA pecinta astronomi di Indonesia yang melewatkan puncak hujan meteor Lyrids masih memiliki kesempatan untuk menyaksikan fenomena langit lainnya Hujan meteor Pi Puppid
INDONESIA mengamankan pasokan 150 juta barel minyak dari Rusia dengan harga khusus. Itu dilakukan setelah kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia ujar Hasyim Djojohadikusumo.
Kwarnas tetapkan Gudep Pramuka KBRI Kuala Lumpur sebagai percontohan luar negeri. Memiliki pembina tersertifikasi, aktif di Malaysia, dan siap kirim regu ke Jamnas XII.
Indonesia menegaskan pentingnya menjaga keamanan Selat Hormuz sebagai jalur pelayaran internasional yang aman dan terbuka sesuai hukum internasional.
Indonesia resmi menambah wilayah seluas 127,3 hektare di Pulau Sebatik usai kesepakatan batas darat dengan Malaysia. Pemerintah siapkan Rp86 miliar untuk PLBN.
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved